Lampung Selatan

Penyelundup Kulit Harimau Sumatera di Lamsel Divonis 3 Tahun Penjara

Pembawa kulit harimau sumatra yang hendak dijual ke wilayah Jawa Barat divonis 3 tahun penjara.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: soni
Tribun Lampung/Dominius D Barus
Kasipidum Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung Selatan Rivaldo Sianturi (masker biru) bersama Jaksa Penuntut Umum yang menangani kasus penyelundupan kulit Harimau Sumatera bernama Rachmat Djati Waluya (masker putih) saat dikonfirmasi terkait putusan sidang soal penyulupan kulit Harimau Sumatera tersebut. 

 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Terdakwa Beni Susanto (30) warga Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang membawa kulit harimau sumatra yang hendak dijual ke wilayah Jawa Barat divonis 3 tahun penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri Kalianda Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Rivaldo Sianturi mengatakan, dalam putusan penyelundupan kulit harimau sumatra, para terdakwa yang jumlahnya 3 orang telah dituntut dan diputus oleh Pengadilan Negeri Kalianda yang digelar pada 27 Januari 2022," kata Rivlado, pada Jumat (11/2/2022).

"Putusannya 3 tahun pidana kurungan penjara. Kemudian denda 100 juta subsider 3 bulan," jelasnya.

Rivaldo mengatakan ketiganya dinyatakan melanggar UU tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

"Pasal yang disangkakannya pasal 40 ayat 2 Ju pasal 21 ayat 2 huruf d UUD RI Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Ju pasal 25 ayat 1 KUHP. Karena terdakwa berjumlah 3 orang," jelasnya.

Rivaldo mengatakan pihaknya setuju dengan putusan hakim Pengadilan Negeri Kalianda.

"Kami rasa tuntutan kami 3 tahun dan sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Kalianda maka confirm. Kami setuju dengan putusan hakim tersebut," tegasnya.

Rivaldo mengatakan barang bukti sudah disita untuk dimusnahkan

"Kemudian kami sampaikan barang bukti 1 lembar kulit harimau dan 1 kepala harimau sudah disita untuk dimusnakan," katanya.

Jaksa Penutut Umum yang menangani perkara Beni Susanto bernama Rachmat Djati Waluya menjelaskan kronlogi singkat penyuludupan kulit harimau sumatera tersebut, 2 orang berperan sebagai yang menawarkan kulit harimau tersebut kepada Beni

"Jadi terdakwa Beni ini adalah orang yang membeli 1 lembar kulit harimau tersebut kepada saudara iswanto alias bayu. Saudara Iswanto alias Bayu inu mendapatkan barang tersebut dari Heri Susanto. jadi ini ada 3 orang, 2 orang sebagai yang menawarkan kulit harimau itu kepada Beni," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

 

Baca juga: VIRAL Harimau Sumatra Masuk Pemukiman dan Mangsa Ternak Warga

 

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved