Tempat Wisata
Tempat Wisata di Bandung, Sajian Unik Rujak Bakso di Rubaci
Tak hanya tempat wisata di Bandung saja yang terkenal, kuliner Bandung pun memiliki banyak penggemarnya. Contohnya seperti yang ada di Rubaci.
Penulis: Reni Ravita | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tak hanya tempat wisata di Bandung saja yang terkenal, kuliner Bandung pun memiliki banyak penggemarnya.
Kota Bandung memang terkenal sebagai surganya kuliner.
Terdapat pula olahan makanan unik yang dapat menarik peminat, seperti menu rujak bakso.
Menu rujak bakso tersedia di Rubaci, Food Club Culinery Bandung Indah Plaza di Jalan Merdeka, Kota Bandung.
Menu yang menjadi best seller adalah varian jando kembang.
Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Bermalam di Glamping Legok Kondang yang Instagramable
Satu porsi menu tersebut berisikan 2 bakso isi jando, 5 bakso tulang rangu, kerupuk batagor, siomay tahu, taburan kacang tanah.
Meskipun menggunakan kuah rujak, namun pengunjung yang suka pedas dapat menambah level kepedasannya dengan menggunakan taburan bubuk cabai.
Saat dicicipi. tekstur bakso jando akan terasa kenyal, gurih dari taburan kacang.
Pemilik Rubaci, Amanda Treeshansanti mengatakan bahwa beberapa isian pada menu rujak bakso itu direbus daulu kemudian dikukus dalam panci.
"Bakso isi jandonya kami olah dari bahan tetelan sapi berkualitas, jadi bukan hannya mengandalkan tepung saja, terus dikasih kuah kacang," ujar Amanda.
Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Nongkrong di Atmosphere Resort Cafe Serasa di Bali
Tak hanya menu bakso rujak itu saja, ada pula bakso tulang rungu yang dibentuk bolat kecil-kecil.
"Memang tesktur bakso tulang rangu itu lembut, tapi kalau dipotong besar-besar, tentu bisa membuat konsumen keselek saat menelannya bulat-bulat," lanjuta Amanda.
Kuah rujak yang ada dibuat dari bahan kacang tanah, bawang putih, bawang merah, terasi goreng, merica bubuk, dan gula.
Setelah semua bahan dihaluskan lalu diberi kecap manis, saus tomat dan saus sambal.
"Teknik penggingan kacang tanah masih manual, yakni menggunakan batu gilingan dan alas cobek.”
“Alasannya agar tekstur kacangnya masih terasa saat dikunya bersama bakso," jelasnya.
Utuk sato porsi rujak bakso di Rubaci dibanderol dengan harga Rp 25 ribu, hal itu sesusai dengan isian bakso yang banyak.
Pengunjung yang makan ditempat dapat memesan pula menu lainnya yaitu rice bowl.
Setelah lelah berkunjung ke tempat wisata di Bandung maka anda juga harus menikmati kuliner sambil beristirajat.
Berbagai tempat wisata di Bandung menawarkan berbagai kuliner yang menggugah selera.
Satu di antaranya adalah Ruv Bistro.
Terletak di Jalan Bukit Jarian No. 24, Hegarmanah, Cidadap, Kota Bandung, Ruv Bistro, menjadi pilihan yang tepat untuk makan enak sambil menikmati keindahan kota Bandung.
Ruv Bistro memiliki tempat di lantai 3 sebuah bangunan yang menyuguhkan pemandangan Kota Bandung.
Interior Ruv Bistro dihiasi dengan berbagai jenis tanaman hias seperti Monstera Andosinii, lidah mertua, sirih gading dan beragam jenis calathea bisa ditemui disini.
Pemilik Ruv Bistro Raja mengatakan, alasannya membutka usaha ini karena hobinya traveling ke banyak pantai.
Ia ingin menyuguhkan suasana di tengah Kota Bandung namun tanpa menghilangkan suasana tengah kota.
"Referensi didapat karena sering traveling ke pantai, jadi penget ngedapetin vibenya, tropikal industrial," ujarnya.
Nama Ruv Bistro sendiri diambil dari slang kata Love dari Ruv.
Menurutnya banyak pengunjung sudah mengetahui arti kata Ruv.
"Banyak yang salah paham dengan nama Ruv, asumsinya karena di atas rooftop jadi dinamain Ruv, padahal Ruv sendiri itu level tertinggi dari kata Love," jelas Raja.
Untuk menu yang ada di Ruv Bistro beragam, namun Ruv Bistro lebih menawarkan menu-menu khas Amerika Latin.
Raja mengatakan memang keinginannya membuat Ruv Bistro memperkenalkan citarasa Amerika Latin bagi pengunjung.
Ia juga menyebutkan bahwa menu yang ada di Ruv Bistro semuanya menggunakan bahan yang halal.
"Jual makanan yang bisa dibilang beda. Meskipun agak asing tapi rasanya akan masuk sama lidah orang Sunda, dan semua menu kami itu halal," lanjutnya.
Tak hanya terkenal unik dengan tempatnya, Ruv Bistro ini bisa disebut sebagai Hiden Gem di Kota Bandung karena menawarkan banyak keunikan.
Bagi pengunjung Ruv Bistro yang memesan makanan maka akan diberi queue calling.
Queue calling adalah alat yang akan berbunyi jika makanan yang dipesan sudah jadi.
ketika queue calling berbunyi makan pengunjung harus mengambil sendiri makanannya didekat meja kasir.
Hal tersebut dikatakan Raja memang konsep dari Ruv Bistro yaitu self servis.
"Kita itu sistem self servis, jadi yang pesen ambil makanannya sendiri ketika sudah dimasak oleh chef," jelas Raja.
Ruv Bistro ini beroperasi pada pukul 12.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Ruv Bistro ini menjadi salah satu tempat yang diminati pengunjung karena tempatnya yang dekat dengan salah satu kampus terkenal di Bandung.
Raja memiliki harapan agar dengan adanya Ruv Bistro, dapat menjadi referensi tempat nongkring untuk anak muda.
Tak hanya itu, Raja juga memiliki rencana untuk membuka cabang Ruv Bistro.
"Ke depannya akan ada rencana buka cabang, tapi untuk saat ini masih akan difokuskan disini dulu," tungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tempat-Wisata-di-Bandung-Cicipi-Menu-Unik-Rujak-Bakso-di-Rubaci.jpg)