Berita Terkini Nasional
Bikin Heboh, Bupati Konawe Utara Main Ban Bekas Bareng Bocah, Videonya Viral
Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi Bupati Konawe Utara main ban bekas bareng bocah, hingga menghebohkan jagat maya.
Penulis: rio angga | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi Bupati Konawe Utara main ban bekas bareng bocah, hingga menghebohkan jagat maya.
Dalam video tersebut Bupati Konawe Utara, Ruksamin tampak semringah ketika bermain bersama anak-anak di Kabupaten Konut, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tentu saja aksi tersebut membuat jagat maya heboh.
Dari rekaman video yang telah tersebar luas di grub-grup WhatsApp, Ruksamin tampak bermain ban sepada motor bekas.
Ia menggulingkan ban sepeda bekas bersama beberapa bocah laki-laki.
Baca juga: Bupati Konawe Utara Minta Maaf Seusai Insiden Bendera Jatuh Saat Upacara
Pada saat beraksi, Ruksamin tampak mengenakan celana olahraga pendek dan memakai jaket hitam.
Informasi yang diperoleh TribunnewsSultra.com, aksi Ruksamin dilakukan di area kompleks perkantoran Bupati Konawe Utara, Provinsi Sultra.
Untuk diketahui, permainan ban sepeda motor bekas merupakan permainan yang telah dilakukan sejak dulu.
Biasanya anak-anak digulingkan ban bekas sambil berlari untuk adu kecepatan satu sama lain.
Untuk menggulingkan ban, biasanya digunakan potongan kayu lalu memukul secara berurutan samabil berlari untuk mengarakannya ke lajur yang dikehendaki.
Baca juga: Insiden Pengibaran Bendera di Pemkab Konawe Utara, Bendera Merah Putih Jatuh Saat di Puncak Tiang
Bendera Jatuh
Sebelumnya, kejadian menghebohkan di Konewe Utara juga pernah terjadi saat upacara peringatan HUT ke-76 RI.
Bendera merah putih jatuh saat berada di puncak tiang, insiden itu terjadi dalam pengibaran bendera HUT ke-76 RI di Lapangan Kantor Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (17/8/2021).
Kejadian insiden itu terjadi saat upacara kemerdekaan yang disaksikan warga melalui video yang menayangkan proses upacara secara virtual melalui aplikasi zoom dan disebar di akun facebook.
Potongan video detik-detik bendera merah putih jatuh itu pun menjadi heboh dan viral di media social.
Bendera itu diduga jatuh akibat pengait tali yang beradi di puncak tiang patah, saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) hendak mengikat tali bendera usai pengibaran.
Dalam video itu, ketika komandan upacara terdengar mengatakan ‘tegak senjata’, kedua pengibar bendera di sisi kiri dan kanan bergerak maju untuk mengikat tali bendera.
Saat itu juga terdengar teriakan histeris menjelang selesainya pengibaran bendera merah putih.
Tak disangka, bendera yang sudah berada di puncak tiba-tiba jatuh dan mendarat di punggung salah satu pengibar bendera yang berada di sisi kanan.
Tiga orang pengibar bendera sempat diam dan tak berbuat apa-apa saat bendera jatuh di pnggung salah satu pengibar.
Beruntungnya, bendera merah putih itu tidak jatuh dan mendarat ke tanah.
Saat dikonfirmasi, Kabag Humas Pemkab Konawe Utara, La Ode Muhammad Aminuddin membenarkan kejadin tersebut.
“Bendera setelah jatuh menimpa adik-adik kita paskibra,” katanya.
Aminuddin menyampaikan, saat bendera jatuh di punggung salah satu pengibar, TNI-Polri yang merupakan pelatih Paskibra spontan berlari menuju tiang pengibaran untuk mengamankan bendera Merah Putih.
Bendera yang jatuh itu, lanjut Aminuddin, langsung diambil oleh personel TNI-Plri dan mengibarkannya menggunakan tangan sambil menunggu perbaikan tali.
Ia mengatakan bendera kembali berkibar setelah menunggu 30 menit perbaikan tali di tiang bendera.
“Setelah diperbaiki, disimpul langsung, Alhamdulillah saat ini bendera sudah berkibar kembali kira-kira kurang lebih 30 menit itu perbaikannya,” terangnya.
Bupati Konawe Utara Minta Maaf
Atas insiden tersebut, Bupati Konawe Utara, Ruksamin langsung mengumumkan permohonan maaf secara terbuka.
“Saya Bupate Kabupaten Konawe Utara beserta seluruh jajaran menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat terhadap insiden yang terjadi terkait dengan jatuhnya bendera Merah Putih yang dilakukan tadi pada saat upacara bendera detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tingkat Kabupaten Konawe Utara,” ujar Ruksamin.
Ruksamin bersyukur bahwa bendera merah putih tidak langsung jatuh ke tanah.
“Insiden terjadi sesaat setelah penaikan bendera dan sudah sementara diikat yang kemudian pengait dari bendera tersebut patah yang mengakibatkan bendera jatuh,”
“Alhamdulillah tidak sampai ke tanah, jatuh ke pangkuan anak-anak kita Paskibra,” tambahnya.
Atas kejadian itu, Ruksamin meminta Kapolres untuk mengambil langkah-langkah melakukan pemeriksaan terhadap insiden tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul VIDEO VIRAL, Sumringahnya Bupati Konawe Utara Sulawesi Tenggara Main Ban Bekas Dengan Para Bocah
( Videografer Tribunlampung.co.id / Rio Angga Saputra )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Viral-Bupati-Konawe-Utara-Main-Ban-Bekas-Dengan-Para-Bocah.jpg)