Tempat Wisata

Tempat Wisata di Bandung, Santap Menu Pedas Malatang Hotpot Golden Monkey

Setelah mengunjungi tempat wisata di Bandung, maka paling cocok jika mencicipi menu malatang yang hangat dan pedas.

Tayang:
Penulis: Reni Ravita | Editor: Kiki Novilia
Tribun Jabar
Ilustrasi. Tempat Wisata di Bandung, Cicipi Kuliner Malatang di Malatang Hotpot Golden Monkey 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setelah mengunjungi tempat wisata di Bandung, maka paling cocok jika mencicipi menu malatang yang hangat dan pedas.

Di Bandung ada banyak restoran yang menyuguhkan menu menarik, termasuk Malatang Hotpot Golden Monkey.

Malatang Hotpot Golden Monkey berada di Pasar Food Marke tepatnya di Jalan Pasir Kaliki No 23, Kota Bandung.

Sesuai dengan namanya, restoran menyuguhkan aneka menu hotpot dan bbq khas Mangolia.

Berikut menu-menu yang tersedia di Malatang Hotpot Golden Monkey.

Baca juga: 2 Tempat Wisata di Bandung yang Manjakan Pencinta Kucing

Paket A (daging sapi, daging ayam, tahu, jamur, sawi putih, selada air, crab stick, cikhuwa) Rp 60 ribu.

Paket B (daging sapi, daging ayam, cumi, tahu, jamur, sawi putih, selada air, crab claw, salmon ball, cikhuwa) Rp 90 ribu.

Paket C (daging sapi, daging ayam, udang, cumi, tahu, jamur, sawi putih, selada air, crab stik, crab clow, salmon boll, chikuwa) Rp 115 ribu.

Paket D (3 nasi, daging sapi, daging ayam, udang, cumi, tahu, jamur, sawi putih, selada air, crab stik, crab clow, salmon boll, chikuwa) Rp 140 ribu.

Tak hanya itu, adapula menu bbq seperti beef 150 gram Rp 95 ribu, dan beef 150 gram plus 2 nasi putih Rp 100 ribu.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Kala Cemara Hadirkan Wahana Permainan Masa Kecil

Menu bbq tersebut akan diberikan saus mala hot & spicy.

Adapula menu seafood lainnya seperti udang kupas dan cumi 250 gram Rp 95 ribu dan udang kupas dan cumi 250 gram plus 2 nasi putih Rp 100 ribu.

Restoran ini berada di tenan dengan ciri khas warna bangunan warna putih.

Pada bagian depannya, terdapat spanduk merah dengan tulisan Malatang Hotpot Golden Monkey cabang Sudirman.

Karyawan Malatang Hotpot Golden Monkey, Abdil Azis Magat mengatakan bahwa kuliner ini sudah hadir sejak 2019 lalu.

"Pemiliknya yaitu Derza Afriana. Outlet pertama kami sudah berdiri selama dua tahun di kawasan Sudirman Street foot," ujar Aziz.

Ia mengatakan semua menu yang ada di resto ini adalah khas Mongolia otentik.

"Mulai dari bahan hingga cita rasanya sama persis yang ada di sana. Bahkan peralatan seperti panci (hotpot) dan alat pembakaran untuk bbq juga sama," kata Aziz.

Aziz juga menuturkan bahwa menu yang ditawarkan akan disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

"Karena bumbu-bumbu rempah yang digunakan di Mongolia tidak jauh berbeda dengan Indonesia.”

“Selain itu, cita rasa menu hotpot dan bbq di sini sangat sesuai dengan lidah orang-orang kita dan terjamin halal," tutur Aziz.

Malayang Hotpot Golden Monkey ini buka setiap hari pukul 10.00 WIB 00.00 WIB.

Setelah lelah berkunjung ke tempat wisata di Bandung maka anda juga harus menikmati kuliner sambil beristirajat.

Berbagai tempat wisata di Bandung menawarkan berbagai kuliner yang menggugah selera.

Satu di antaranya adalah Ruv Bistro.

Terletak di Jalan Bukit Jarian No. 24, Hegarmanah, Cidadap, Kota Bandung, Ruv Bistro, menjadi pilihan yang tepat untuk makan enak sambil menikmati keindahan kota Bandung.

Ruv Bistro memiliki tempat di lantai 3 sebuah bangunan yang menyuguhkan pemandangan Kota Bandung.

Interior Ruv Bistro dihiasi dengan berbagai jenis tanaman hias seperti Monstera Andosinii, lidah mertua, sirih gading dan beragam jenis calathea bisa ditemui disini.

Pemilik Ruv Bistro Raja mengatakan, alasannya membutka usaha ini karena hobinya traveling ke banyak pantai.

Ia ingin menyuguhkan suasana di tengah Kota Bandung namun tanpa menghilangkan suasana tengah kota.

"Referensi didapat karena sering traveling ke pantai, jadi penget ngedapetin vibenya, tropikal industrial," ujarnya.

Nama Ruv Bistro sendiri diambil dari slang kata Love dari Ruv.

Menurutnya banyak pengunjung sudah mengetahui arti kata Ruv.

"Banyak yang salah paham dengan nama Ruv, asumsinya karena di atas rooftop jadi dinamain Ruv, padahal Ruv sendiri itu level tertinggi dari kata Love," jelas Raja.

Untuk menu yang ada di Ruv Bistro beragam, namun Ruv Bistro lebih menawarkan menu-menu khas Amerika Latin.

Raja mengatakan memang keinginannya membuat Ruv Bistro memperkenalkan citarasa Amerika Latin bagi pengunjung.

Ia juga menyebutkan bahwa menu yang ada di Ruv Bistro semuanya menggunakan bahan yang halal.

"Jual makanan yang bisa dibilang beda. Meskipun agak asing tapi rasanya akan masuk sama lidah orang Sunda, dan semua menu kami itu halal," lanjutnya.

Tak hanya terkenal unik dengan tempatnya, Ruv Bistro ini bisa disebut sebagai Hiden Gem di Kota Bandung karena menawarkan banyak keunikan.

Bagi pengunjung Ruv Bistro yang memesan makanan maka akan diberi queue calling.

Queue calling adalah alat yang akan berbunyi jika makanan yang dipesan sudah jadi.

ketika queue calling berbunyi makan pengunjung harus mengambil sendiri makanannya didekat meja kasir.

Hal tersebut dikatakan Raja memang konsep dari Ruv Bistro yaitu self servis.

"Kita itu sistem self servis, jadi yang pesen ambil makanannya sendiri ketika sudah dimasak oleh chef," jelas Raja.

Ruv Bistro ini beroperasi pada pukul 12.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Ruv Bistro ini menjadi salah satu tempat yang diminati pengunjung karena tempatnya yang dekat dengan salah satu kampus terkenal di Bandung.

Raja memiliki harapan agar dengan adanya Ruv Bistro, dapat menjadi referensi tempat nongkring untuk anak muda.

Tak hanya itu, Raja juga memiliki rencana untuk membuka cabang Ruv Bistro.

"Ke depannya akan ada rencana buka cabang, tapi untuk saat ini masih akan difokuskan disini dulu," tungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved