Bandar Lampung
Harga Cabai Caplak di Bandar Lampung Naik Jadi Rp 80 Ribu per Kg
El, pedagang di Pasar Perumnas Way Halim, mengatakan, sejak seminggu lalu harga cabai mengalami kenaikan harga.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Harga cabai di pasar tradisional di Bandar Lampung mengalami kenaikan.
Seperti di Pasar Perumnas Way Halim dan Pasar Pasir Gintung.
El, pedagang di Pasar Perumnas Way Halim, mengatakan, sejak seminggu lalu harga cabai mengalami kenaikan harga.
Seperti cabai caplak atau yang sering disebut orang cabai setan naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 80 ribu per kg.
"Harga cabai caplak tidak langsung naik jadi Rp 80 ribu per kg. Tapi naiknya bertahap Rp 5.000-10.000 sehari," kata El, Minggu 6 Maret 2022.
Baca juga: Harga Cabai di Bandar Lampung Turun, Cabai Merah Rp 52 Ribu per Kg
Harga cabai lainnya juga mengalami kenaikan.
Cabai merah dan rawit dari Rp 40 ribu jadi Rp 50 ribu per kg.
Cabai hijau dari Rp 30 ribu jadi Rp 35 ribu per kg.
Selain cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan harga dari Rp 30 ribu jadi Rp 40 ribu per kg.
Sementara itu bawang putih masih Rp 30 ribu per kg.
Kenaikan harga cabai juga terjadi di Pasar Pasir Gintung.
Pedagang Pasar Pasir Gintung Satiyem mengatakan, harga cabai merah dari 35 ribu jadi Rp 40 ribu per kg dan cabai rawit dari Rp 35 ribu jadi Rp 50 ribu per kg.
Kenaikan harga itu baru berlangsung satu hari.
Tak hanya cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan harga dari Rp 30 ribu jadi Rp 35 ribu per kg.
Namun bawang putih harganya masih Rp 24 ribu per kg.
"Saya kurang tahu penyebab kenaikan harga, karena dari distributornya harga cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah memang sudah mengalami kenaikan harga," kata Satiyem.
( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/cabai-rawit-di-pasar-pasir-gintung-4.jpg)