Tempat Wisata

Tempat Wisata di Bandung, Kunjungi Kopi Mandja yang Instagramable

Kopi Mandja bisa jadi pilihan tempat wisata di Bandung untuk nongkrong bareng teman sambil menikmati sajian kopi.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Facebook/Kopi Mandja
Ilustrasi suasana di Kopi Mandja. Tempat Wisata di Bandung, Kunjungi Kopi Mandja yang Instagramable. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kafe atau kedai kopi kekinian kini marak hadir sebagai tempat wisata di Bandung.

Hal ini berkaitan dengan gaya hidup kaum milenial yang gemar dengan makanan mengikuti tren masa kini.

Ditambah biasanya, tempat wisata tersebut memiliki tampilan bangunan yang cantik untuk dijadikan latar belakang foto.

Satu di antaranya adalah Kopi Mandja.

Sesuai namanya, destinasi ini merupakan tempat ngopi yang bisa dipilih.

Baca juga: 15 Tempat Wisata di Bandung, Andalan untuk Rekreasi Keluarga

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Staycation Seru di Taman Wisata Bougenville

Kafe tersebut sebenarnya punya banyak cabang, tetapi salah satunya ada di Jalan dr Setiabudi Nomor 191, Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Lantaran sang pemilik merupakan seorang fotografer, hal ini berpengaruh pada desain bangunan dari Kopi Mandja.

Sebab, tempat wisata itu tampil dengan desain yang kekinian dan instagramable.

Hadir dengan kesan simple dan minimalis, kafe tersebut juga dilengkapi dengan tanaman hias.

Keberadaanya membuat Kopi Mandja menjadi lebih enak untuk dipandang.

Soal menu, ada beberapa varian minuman kopi yang tersaji dan bisa dicicipi.

Sementara soal waktu operasional, tempat wisata di Bandung ini buka dari pukul 07.00-21.00 WIB.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Ngopi dengan Nuansa Tempo Dulu di Kopi Toko Djawa

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Nikmatnya Rudjak Ciherang yang Legendaris Sejak 1925

Kunjungi pula destinasi Kota Kembang lainnya.

Satu di antaranya adalah Garis Pantai Coffee and Indoor Beach.

Lokasinya terletak di Jalan Tata Surya Nomor 9A, RW 3, Margahayu, Kota Bandung.

Menempati bangunan ruko modern berlantai tiga, kafe ini mengangkat konsep minimalis indoor beach.

Demi mewujudkan konsep itu, Garis Pantai Coffee and Indoor Beach itu menggunakan pasir sebagai lantainya.

Hanya saja, pasir tersebut hanya ada di lantai dua.

Desain interior dan eksteriornya juga dibuat tak banyak hiasan, sehingga ruangan terasa sederhana.

Meski begitu, di beberapa bagian dindingnya terpasang stiker yang instagramable.

Setiap ruangannya juga dibalut kaca besar untuk memberikan panorama tambahan.

Dengan begitu, para pengunjung dapat berwisata kuliner dengan sensasi pantai sambil menikmati pemandangan Kota Bandung, khususnya suasana Jalan Tata Surya.

Pemilik Garis Pantai Coffee and Indoor Beach, M Riananda Pratama kafe sekaligus resto itu terinspirasi dari kampung halamannya, Lampung.

"Garis pantai ini terinspirasi dari kampung halaman saya di Lampung."

"Di sana banyak kafe-kafe yang bertemakan pantai. Berhubung di Bandung tidak pantai, makanya saya ingin menghadirkan suasana kafe pinggiran pantai ala indoor."

"Tujuannya biar unik dan berbeda dari yang lain," kata Rian dikutip dari Tribun Jabar (19/2/2022).

Rian menambahkan tempat wisata yang dikelolalnya itu menggunakan pasir laut yang diambil langsung dari pantai di Lampung.

"Alasan kami memilih menggunakan jenis pasir laut karena tidak mudah menempel di kaki dan tidak mengotorkan kaki juga."

"Sehingga pengunjung tidak merasa risih saat menginjakkan kaki di pasir tempat kami. Selain itu, kami juga akan mengganti atau menambah pasir baru supaya lebih higienis," sambungnya.

Rupanya pemilihan konsep kafenya yang unik itu membawa keberuntungan.

Sebab dalam waktu singkat, tempat wisata di Bandung ini populer dan dikunjungi oleh anak muda hingga orang tua.

"Pemakaian pasir di sini membawa keberuntungan. Bisnis kami menjadi sangat unik, karena pengunjung akan merasakan sensasi nongkrong di pinggir pantai."

Ini memang memberi pengalaman unik bagi para pengunjung," tandasnya.

Soal makanan, Garis Pantai Coffee and Indoor Beach menyajikan aneka kopi, kuliner khas Nusantara, hingga western.

Namun bagi yang tidak menyukai kopi, tersedia pula ragam minuman non-kopi.

Harga menu yang ditawarkan juga tergolong terjangkau, yakni mulai dari Rp 18 ribu.

Bila tertarik datang, tempat wisata di Bandung buka sejak pukul 10.00-21.00 WIB. (Tribunlampung.co.id/Virginia Swastika)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved