Berita Terkini Nasional
Aksi Pria Nekat Curi Uang di SPBU, Kabur Sampai Menabrak Angkutan
Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi pria nekat curi uang di SPBU, kabur sampai menabrak angkutan.
Penulis: rio angga | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id, Surabaya – Satu video viral di media sosial memperlihatkan aksi pria nekat curi uang di SPBU, kabur sampai menabrak angkutan.
Diketahui, aksi pria asal Tambak Wedi, Surabaya berinisial A (40) itu terbilang nekat.
Di tengah hiruk pikuk dan antrean kendaraan di SPBU Desa Keleyan, Kecamatan Socah, AA seorang diri mencuri uang dalam laci, Selasa (15/3/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.
AA memafatkan kesibukan para petugas SPBU.
Ia sebelumnya sempat mengisi bahan bakar sepeda motor jenis matic berwarna merah nopol L 4881 GQ.
Baca juga: Viral Tikus Curi Uang Hingga Ratusan Ribu ke Belakang Lemari
Baca juga: Pelaku Balap Liar Kocar-kacir Dikejar Polisi, Ngumpet di Sawah Sampai Nyebur Sungai
Bukannya keluar dari lokasi SPBU, AA berpindah ke meteran Pertamax di sisi barat dari tempatnya mengisi bahan bakar.
“Ia putar arah menuju meteran pengisian bahan bakar Pertamax."
"Begitu teman-teman lengah karena saat itu sedang ramai, pencuri itu mengambil uang dalam laci,” ungkap petugas SPBU, Bambang.
Namun, salah seorang petugas SPBU tiba-tiba berteriak maling setelah melihat aksi AA.
Saat itu belum diketahui berapa total uang di dalam laci khusus meteran Pertamax yang dibawa kabur oleh pelaku.
“Karena uang itu belum kami hitung, saya langsung mengejar pelaku yang kabur menuju arah utara melewati pintu keluar SPBU."
"Pelaku sempat menabrak mobil angkutan umum."
Baca juga: Aksi Preman Palak dan Rampas HP Sopir Saat Jalanan Macet, Videonya Viral
Baca juga: Viral Guru Cek HP Siswa di Sekolah, Dituding Melanggar Privasi
"Saya mengejar dibantu pengendara lain yang melintas,” pungas Bambang.
Pengejaran tidak berlangsung lama setelah warga dan petugas SPBU berhasil menghentikan laju motor, sekitar 400 meter ke arah utara SPBU.
Beruntung ia tidak dihajar massa karena masyarakat dan petugas SPBU menyerahkan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Socah, Iptu Suharijanto mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi termasuk mengambil keterangan dari pelaku AA.
Kasus tersebut akan dilimpahkan ke Mapolres Bangkalan untuk proses lebih lanjut.
“Total uang senilai Rp 3.800.000, uangnya sempat terjatuh saat pelaku kabur."
"Pelaku adalah residivis atas kasus pencurian ponsel di wilayah hukum Polsek Burneh, total 6 kali beraksi dengan sasaran ponsel dan laptop” ungkap Hari di hadapan media.
Di hadapan Kanit Reskrim Polsek Socah, Aiptu Zainal Arifin, tersangka AA mengaku selalu seorang diri setiap beraksi di Kabupaten Bangkalan.
Uang hasil kejahatan diakuinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dituduh Curi Uang
Di sisi lain, video viral bocah di Gowa jadi korban emak-emak seusai dituduh mencuri uang.
Anak di bawah umur tersebut dianiaya oleh emak-emak.
Kekerasan terhadap anak itu terjadi di Dusun Tanrara, Desa Tanrara, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.
Korban berinisial KY berumur (9) tahun. Ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 2.
Terduga pelaku berinisial SK ibu rumah tangga.
Ibu korban Daeng Rami mengaku tidak ada saat kejadian.
Dirinya sedang berada di Pulau Barrang Lompo yang berada di kota Makassar.
Setelah mendapat kabar penganiayaan itu, ibu korban pun kembali pulang ke rumahnya Di Desa Tanrara.
Sesampainya di rumah, isi rumahnya terlihat berhamburan.
Menurutnya, bahwa terduga pelaku sempat masuk ke dalam rumahnya dan mengacak-acak pakaian.
Alasan terduga pelaku karena untuk mencari uangnya yang hilang. Namun SK tidak menemukan uang tersebut.
"Pelaku sempat masuk kerumah saya, mengacak-acak isi rumah, katanya mencari uangnya yang disembunyi anaknya didalam rumah," ucapnya.
Sementara itu, Tante korban, Hadariah membenarkan kejadian penganiayaan tersebut.
Dia mengatakan kejadian itu bermula saat sang anak tersebut dituduh mencuri uang terduga pelaku
Lalu, terduga pelaku mendatangi korban.
KY hendak dipaksa oleh terduga pelaku untuk mengikutinya mencari uang yang hilang.
"Itu anak mau dibawa pergi tapi dia tidak mau untuk cari uang yang hilang, sehingga ditarik dan dibanting," ujarnya.
Dikatakan, pengakuan terduga pelaku uangnya hilang sebesar Rp 1,2 juta
"Satu orang yang banting, korban saat seketika menangis Uang tersebut diduga hilang di rumah pelaku. Ini anak tersebut dituduh mencuri karena pernah masuk di rumah tersebut," jelasnya.
Dikatakan, bahwa bocah kelas 2 SD mengaku tidak mengambil uang tersebut.
Tonton Video Pria Nekat Curi di SPBU di Sini
Tidak terima atas tuduhan pencurian uang dan penganiayaan terhadap KY, keluarga korban pun melaporkan kejadian ini ke polres Gowa.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Sikat Uang di Laci SPBU di Bangkalan, Warga Surabaya Kabur Hingga Menabrak Angkutan
(Tribunlampung.co.id/Rio Angga Saputra)