Tubaba

Dinas Poraparekraf Tubaba Dorong Pelaku Usaha Kreatif Miliki Legalitas Usaha

Para pelaku usaha ekonomi kreatif di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diminta melengkapi dokumen legalitas usahanya.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf
Ilustrasi - UMKM pembuatan kerupuk kemplang di Mesuji. Dinas Poraparekraf Tubaba Dorong Pelaku Usaha Kreatif Miliki Legalitas Usaha. 

Tribunlampung.co.id, Tubaba – Para pelaku usaha ekonomi kreatif di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diminta melengkapi dokumen legalitas usahanya.

Diantaranya, yakni dokumen badan hukum pendirian usaha. Sehingga bisa didaftarkan secara resmi sebagai usaha ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Poraparekraf) Tubaba Mansyur Yusuf mengatakan, pembuatan dokumen legalitas usaha tersebut bukan tanpa alasan.

Sebab, dengan adanya dokumen legalitas usaha itu banyak sekali manfaat yang akan didapatkan.

“Misal, jika ada bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), maupun dari Pemerintah Provinsi Lampung, para pelaku usaha itu bisa menerima bantuan. Karena sudah terdaftar," ungkap Mansyur, Kamis (17/03/2022).

Baca juga: Polres Lampung Selatan Dirikan Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Anggota

Baca juga: Polda Lampung Gelar Rapat Kordinasi Persiapan Pengamanan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Bantuan yang di maksud misalnya, seperti bantuan dana stimulan untuk pelaku usaha.

"Nah, kalau usahanya terdaftar secara resmi, yang dibuktikan dengan legalitas usaha, maka dia bisa mendapat kucuran bantuan stimulan itu," papar Mansyur.

Dikatakannya, sejauh ini tidak ada bantuan dari Kementerian Parekraf maupun Pemprov Lampung kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif di Tubaba

Hal itu dikarenakan para pelaku usaha kreatif tidak satupun yang memiliki legalitas usaha dan terdaftar secara resmi.

“Tentu ini kan sangat di sayangkan, Kementerian Parekraf menganggarkan dana sebanyak Rp 2 triliun untuk ekonomi kreatif.”

“Tapi tidak ada dana yang bergulir untuk pelaku usaha di Tubaba,” ungkap Mansyur.

Untuk itu, Disporaparekraf Tubaba akan melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk melakukan pembuatan atau melengkapi legalitas usaha.

Ini dilakukan, supaya para pelaku usaha kreatif di Tubaba kedepannya bisa mendapatkan bantuan, baik dari pemerintah pusat atau pemerintah provinsi.

Baca juga: Ketua DPP InfoSOS DiPeriksa Polda Lampung Terkait Berita Bohong

Baca juga: Dua Pekan Jelang Ramadan Harga Sembako di Bandar Lampung Masih Stabil

Sosialisasi itu, lanjut Mansyur, akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2022. 

Dengan menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidang ekonomi kreatif.

“Selain membahas tentang bagaimana melengkapi legalitas usaha, narasumber juga nantinya akan memberikan edukasi tentang bagaimana memasarkan produk. Seperti, cara pengemasan, teknik penjualan dan lain sebagainya,” pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnaen )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved