Bandar Lampung

Kadisdag Bandar Lampung Wilson Faisol Sebut Banyak Penyebab Pasar Tradisional di Balam Sepi Pembeli

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung Wilson Faisol memberikan pernyataan perihal adanya beberapa pasar tradisional yang sepi dan minim pembeli.

Tribunlampung.co.id/Soma
Ilustrasi - Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung Wilson Faisol. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung Wilson Faisol memberikan pernyataan prihal adanya beberapa pasar tradisional di Kota Bandar Lampung yang sepi dan minim pembeli.

Menurutnya, tiap pasar yang saat ini sepi pembeli memiliki sebabnya masing-masing.

Salah satunya adalah perkembangan perkotaan dan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja.

"Pertama Pasar Bawah. Itu karena perkembangan kota sehingga posisi pasar ini dilingkari oleh sejumlah pasar tradisional seperti Pasar SMEP, Pasar Pasir Gintung, dan Pasar Tugu," kata dia, Senin (4/4/2022).

Selain itu, aktivitas yang mengapit pasar tersebut adalah aktivitas yang memang berada di ranah pusat perbelanjaan yang dominan ke produk non konsumsi.

"Sehingga memang perlu kita tinjau lagi bersama akademisi, apakah lokasi itu masih efektif untuk diletakkan pasar tradisional atau kita alihkan fungsinya," jelas dia.

"Ya kedepan akan kita tinjau secepatnya," lanjut dia.

Sementara menyoal Pasar SMEP, habits pembeli diklaimnya menjadi sebab.

"Pembeli pun, kalau bisa nggak turun dari motor, nggak turun mereka kalau belanja. Dan itulah sebab pembeli berbelanja ke Pasar Pasir Gintung dan pinggiran jalan raya yang memang beberapa bagiannya ada yang di pinggiran jalan," jelas dia.

"Untuk mengurangi fenomena itu, penertiban PKL-PKL juga kita rutinkan, dan kita sarankan untuk berdagang di kios atau hamparan yang ada di pasar di sana," ucap dia.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved