Curanmor di Pringsewu

Breaking News Polisi Tangkap Satu Pencuri Motor Senilai Rp 98 Juta, Dua Pelaku DPO

Anggota komplotan pencuri sepeda motor senilai Rp 98 juta di Pringsewu dijebloskan ke dalam penjara. Sementara dua orang lainnya menjadi buron.

Dok Humas Polres
Ilustrasi pelaku curanmor di Pringsewu. Anggota komplotan pencuri sepeda motor senilai Rp 98 juta di Pringsewu dijebloskan ke dalam penjara. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Anggota komplotan pencuri sepeda motor cross Kawasaki KX 450 CC senilai Rp 98 juta di Pringsewu dijebloskan ke dalam penjara.

Pelaku Curanmor di Pringsewu itu yakni AY alias Ismet (32) warga Desa Banjar Ratu, Way Pengubuan, Lampung Tengah.

AY berperan sebagai orang yang menjual motor curian.

Sementara dua rekannya bertugas memetik sepeda motor, berinisial PB dan AS.

Namun, PB dan AS melarikan diri ketika petugas sedang mengamankan AY.

Baca juga: Lupa Matikan Kompor dan Ditinggal Salat Tarawih di Masjid, Dapur Warga Pringsewu Hangus Terbakar

Baca juga: Peralihan Tanam Padi Tidak Berjeda, Dinas Pertanian Pringsewu Khawatirkan Hama Wereng

Kedua sahabat AY tersebut, kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Gadingrejo Iptu Anwar Mayer Siregar mengatakan, polisi menangkap AY setelah mendapati barang bukti sepeda motor cross milik korban Irwan Saputra.

Motor cross itu dicuri 17 Februari 2022 lalu di Pekon Tambahrejo Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Atas barang bukti sepeda motor itu, lantas polisi mencari sumber sepeda motor ini diperoleh. 

Sehingga mendapati identitas pelaku AY sebagai warga Desa Banjar Ratu, Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Lantas polisi bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap AY. 

Alhasil AY berhasil tertangkap di rumahnya, Rabu 30 Maret 2022 sekira pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Hingga Saat Ini Baru 17 Persen Lahan Padi di Pringsewu Panen, Petani Berharap Harga Lebih Baik

Baca juga: Polres Pringsewu Minta Ambulans di Pringsewu Segera Lapor Jika Dihalangi Saat Bawa Pasien

Ketika diinterogasi, AY mengaku sepeda motor yang dijualnya itu dari tangan dua sahabatnya PB dan AS.

AY sendiri mengaku tahu sepeda motor yang dijualnya tersebut merupakan hasil pencurian dari wilayah Kabupaten Pringsewu.

"Atas pengakuan AY, Polisi berupaya melakukan penangkapan terhadap PB dan AS. Namun keduanya sudah terlebih dahulu kabur, setelah mengetahui AY ditangkap polisi," ujar Anwar Mayer mewakili Kpolres AKBP Rio Cahyowidi, Selasa 5 April 2022.

Kini AY harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Gadingrejo.

Polisi menjerat AY dengan pasal 363 KUHP  jo pasal 55 KUHP dan atau pasal 480 KUHP. 

"Ancaman hukumannya 4 tahun penjara," tegas Anwar Mayer.

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved