Pemilu 2024

PPATK Bersama Bawaslu dan KPU Bentuk Satgas Pemilu 2024

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bersama Bawaslu dan KPU akan bentuk satgas pemilu.

Editor: Dedi Sutomo
Humas Unej/ surya.co.id
Ilustrasi - Ketua PPATK Ivan Yustiavandana. PPATK Bersama Bawaslu dan KPU Bentuk Satgas Pemilu 2024. 

Tribunlampung.co.id – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) membentuk satuan tugas (Satgas) Pemilu.

Satgas Pemilu dibentuk jelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan, sejak tahun 2018-2019, bersama KPU dan Bawaslu pihaknya sudah memiliki satgas pemilu.

“Saya kebetulan pimpinan, kita lakukan riset-riset,” ungkapnya dalam Pers Gathering di kantornya, Kamis (14/4/2022).

Dikatakannya, salah satu tugas satgas adalah mengamati profil para peserta Pemilu yang sudah dimasukan ke dalam database PPATK.

Ivan mengatakan, ada jutaan nama di databes PPATK. Mulai dari kandidat anggota DPR, kandidat kepala daerah, bahkan kandidat presiden dan wakil presiden.

“Political profile ada jutaan nama dan kita memasukan semua nama disitu.”

“Terkait contoh-contoh kasus yang kita amati adalah yang OTT atau ketika calon maju kan modelnya ijon dimodali dari sekarang, saat kepala daerah dan terjadi macam-macam dan itu bisa diamati jauh dari proses sebelumnya,” kata Ivan.

Hal lain yang juga diamati oleh satgas Pemilu, lanjutnya, rekening khusus dana kampanye (RKDK).

Lalu, persiapan modal awal para peserta Pemilu 2024.

Lanjut Ivan, hasil dari risetnya menunjukan pola para peserta kandidat peserta Pemilu yang mempersiapkan kapilat atau modal beberapa tahun sebelumnya.

“Persiapannya 6 bulan paling banyak, ada yang sampai 5 tahun persiapkan diri, uang masuk di tahun ke-5 atau esjak dari Pemilu sebelumnya, itu temuan riset PPATK,” ucap Ivan.

DKPP Siap Bersinergi

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad mengatakan, lembaga yang dipimpinnya tak ragu untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan penyelenggaran pemilu guna menghasilkan pesta demokrasi yang berkualitas.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved