Bisnis

Rental Mobil di Bandar Lampung Banjir Orderan

Bisnis rental mobil di Bandar Lampung mulai bergairah. Pada musim mudik tahun ini, banyak mobil rental di Bandar Lampung sudah disewa.

Tayang:
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Gustina Asmara
KOMPAS/RIZA FATHONI
Rental Mobil 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Para pelaku usaha rental mobil mulai kebanjiran pemesanan.

Beberapa di antaranya bahkan menyatakan sudah fully booked. Meski ada pula yang menyatakan masih sepi pemesanan.

Owner MRC Tour & Rent Car Lampung Muhammad Sofyan KS mengatakan, mobil rental di tempatnya telah habis disewa untuk mudik Lebaran 25 April-7 Mei 2022.

Adapun jenis mobil yang tersedia yakni Avanza, Innova, Pajero Dakar, Hiace, dan Fortuner Vnt. Kebanyakan mobil-mobil itu disewa untuk mudik Lebaran ke Jawa.

Ia mengatakan, mobil yang paling banyak disewa adalah Avanza, Innova, dan Toyota Hiace Commuter.

Untuk tarif penyewaannya, Sofyan menerapkan paket penyewaan minimal 7 hari khusus untuk mudik Lebaran.

Adapun tarifnya penyewaannya Rp 550 ribu-Rp 1,5 juta jika dengan sopir, dan Rp 4 juta-Rp 10 juta jika tanpa sopir.

Menurut Sofyan, kebanyakan yang menyewa memilih tanpa sopir, karena mereka ingin bebas pergi kemanapun selama menyewa mobil.

Sofyan optimistis, walaupun sudah selesai mudik Lebaran, penyewaan mobil di rentalnya akan tetap banyak. Tidak akan seperti tahun lalu dimana penyewaan mobil rentalnya sangat sepi.

"Sepinya penyewaan mobil tahun lalu karena berbagai pembatasan yang dilakukan pemerintah untuk mudik Lebaran dan untuk perjalanan keluar kota. Kalau tahun ini alhamdulilah sudah mulai ada kelonggaran," urai Sofyan.

Hal serupa diungkapkan Owner Arjuna Rent Car Yusuf Aprilianto.

Ia mengatakan, menyediakan penyewaan mobil lengkap. Seperti Innova, avanza, Xenia, Pajero, Fortuner, dan lain-lain.

Mobil-mobil ini sudah habis disewa tanggal 20 April-8 Mei 2022. Kebanyakan mereka menyewa untuk mudik Lebaran ke Jawa.

"Mungkin karena selama tahun 2020 sampai 2021 mereka sulit untuk mudik Lebaran, jadinya tahun ini saat syarat mudik sudah dilonggarkan, mereka langsung mudik semua. Salah satu kendaraan yang mereka pilih mudik ya mobil sewaan," urai Yusuf.

Yusuf bersyukur, mudik Lebaran tahun ini mobilnya habis disewa.

Yusuf optimistis, selanjutnya mobil-mobil akan kembali banyak disewa. Tidak seperti tahun lalu, penyewaan mobil sangat sepi.

Untuk penyewaan mobil mudik Lebaran, Yusuf menerapkan sistem paket penyewaan 10 hari.

Tarifnya Rp 4 juta-Rp 10 juta. Kalau mau tambah hari melebihi paket tarifnya ditambah Rp 250-Rp 300 ribu per hari.

"Tarif tersebut adalah tarif tanpa sopir. Kalau mau dengan supir, harus membayar sopirnya Rp 300 Ribu-Rp 350 ribu per hari jika penyewaan mobilnya mengikuti paket. Tapi kalau tambah hari melebihi paket penyewaan, setelah lewat hari dalam paket penyewaan tarif sopirnya Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per hari," kata dia.

Owner BMR Rent Car Hendro juga mengatakan, untuk H-5 sampai H+5 Lebaran, mobil di rentalnya sudah habis disewa.

Mobil-mobil itu adalah Innova, Avanza, Jazz, dan Hiace. Kebanyakan menyewa untuk mudik ke Jawa.

Sementara Owner Gatsu90 Danar mengatakan, pemesanan mobil rental di tempatnya masih sepi.

Meski begitu, ia optimistis, pemesanan akan ramai sebab sudah dua tahun masyarakat tidak dibolehkan mudik Lebaran

Penyedia Jasa Rental PT Srikandi Makmur mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 68 unit mobil untuk pelayanan rental mudik Lebaran. Mulai dari mobil untuk acara dinas, pesta, pernikahan, wisata hingga sewa pribadi.

Diantaranya, Innova reborn 15 unit, Pajero All new 5 unit, Fortuner VRZ 5 unit, Hiace 5 unit, Avanza 10 unit, Double Cabin 10 Unit, Alphard 7 unit, Bus Wisata 15 unit, Sedan Camry 5 unit, sedan Mercy 5 unit.

Agung mengungkapkan biasanya, rute yang sering kali dipesan oleh penumpang yakni ke pulau Jawa. Baik ke Bandung, Jakarta dan sekitarnya.

Sementara di Sumatera, paling banyak menuju Palembang.

Untuk tarif, PT Srikandi cukup fleksibel. Bisa non-driver atau lepas kunci bisa juga dengan all in driver+BBM.

"Kalo lepas kunci biasanya per hari, Rp 500 ribu. Kalaupun ada kenaikan naik sedikit," kata dia

Agung mengakui selama pandemi yang sudah dua tahun lebih ini, usaha jasa rental mobil sangat merosot. Dampak kesulitan ekonomi membuat jasa rental mobil juga ikut lesu.(jelita dini kinanti/kiki adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved