Bandar Lampung

Cerita Peneliti Sungai Keliling Indonesia Pakai Roda Dua, Berharap Sungai Dihargai

Perjalanan panjang dilakukan oleh dua orang aktivis lingkungan dari lembaga Ecological Observation and Wet Conservation (Ecoton).

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Prigi Arisandi dan Amiruddin Mutaqqin pegiat lingkungan asal Jawa Timur. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Perjalanan panjang dilakukan oleh dua orang aktivis lingkungan dari lembaga Ecological Observation and Wet Conservation (Ecoton).

Dua orang aktivis itu adalah Prigi Arisandi dan Amiruddin Mutaqqin pegiat lingkungan asal Jawa Timur.

Keduanya memang aktivis yang fenomenal karena sudah banyak meneliti sungai dan menyuarakannya hingga Menang Penghargaan Emmy di AS, "The Story of Plastic" Soroti Isu Sampah Plastik di Indonesia.

Tujuannya untuk Kampanye pemulihan sungai Indonesia, Membuat Film Dokumenter kondisi eksisting dan Sungai-sungai Strategis Nasional di Indonesia, Memeriksa kesehatan sungai-sungai Indonesia dengan menggunakan indicator kualitas air dan kandungan mikroplastik, Identifikasi sumber kerusakan sungai-sungai Indonesia, Inventarisasi potensi keanekaragaman hayati sungai-sungai Indonesia, Penguatan kapasitas dan mendorong berdirinya komunitas pemerhati.

Sebab, dari penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya mereka menditeksi sungai di Nusantara sangat ironi.

Baca juga: 4.938 Napi di Lampung Diusulkan Dapat Remisi Lebaran

Baca juga: 2 Tahun Tak Mudik, Jumani Tunggu Anak Cucunya di Bandara Radin Inten II Lampung

Tahun 2022 ini, mereka akan meneliti seluruh sungai-sungai yang ada di Indonesia.

Dari Sabang sampai Merauke.

Ini menjadi kali pertama Prigi dan Amir melakukan road penelitian sungai sekaligus tanpa henti ke-34 provinsi se-Indonesia.

Mereka mentarget dapat menyelesaikan perjalanan panjang itu dengan tempo 300 hari atau kurang lebih satu tahun sejak 1 Maret 2022.

Ada 68 sungai yang akan dikunjungi.

Perjalanan ini disebut Ekspedisi Sungai Nusantara.

Keduanya melakukan road trip dengan kuda besi alias sepeda motor.

Nah saat ini, kedua aktivis tersebut ada tiba di Provinsi Lampung sebagai provinsi ke-7 yang dikunjungi setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, dan Banten.

Di Lampung, fokus mereka adalah sungai Way Seputih Lampung Tengah dan Way Sekampung Pringsewu yang menjadi Sungai strategis nasional.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved