Lebaran 2022

KA Babaranjang Seret Avanza 100 Meter, 10 Penumpang Rombongan Mantan Kades Selamat

Kejadian berawal Kereta Api (KA) Babaranjang datang dari arah Tarahan, Lampung menuju ke Tanjung Enim pada hari kedua Lebaran 2022, Selasa(3/5/2022).

Sripo/Ardani Zuhri
Kondisi mobil Toyota Avanza mengalami ringsek setelah ditabrak kereta api babaranjang pada hari kedua Lebaran 2022, Selasa (3/5/2022). 

Tribunlampung.co.id - Mobil minibus Toyota Avanza rombongan mantan kepala desa (kades) terseret kereta api batu bara rangkaian panjang (KA Babaranjang) hingga sejauh 100 meter di hari kedua Lebaran 2022, Selasa (3/5/2022) kemarin.

Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan antara mobil dengan Babaranjang di saat momen Lebaran 2022 ini. Akan tetapi mobil minibus Toyota Avanza berpenumpang 10 orang itu ringsek.

Kecelakaan terjadi di jalur Kereta Api Km 394 +3/4 ilir jalan Rumah Tumbuh Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Diketahui Toyota Avanza BG 1328 DM dikendarai Marsisyani Adi (53) warga Desa Karang Raja Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim.

Kereta api Babaranjang Nomor KA 3077 CC 2051327 lokomotif kedua CC 2051326 dimasinisi kru TMB Agus Sunarto, bersama asisten Masinis Petrus, Selasa (3/5/2022).

Baca juga: Dihantam Kereta Babaranjang, Sedan yang Ditumpangi Warga Natar Lamsel Terseret 15 Meter  

Baca juga: Pengendara Sepeda Motor Berjaket Ojol Tersambar KA Babaranjang, Korban Dibawa ke RS Urip Sumoharjo

Kejadian itu berawal Kereta Api (KA) Babaranjang dengan nomor Lokomotif CC 2051326 datang dari arah Tarahan, Lampung menuju ke Tanjung Enim.

Ketika melintas di lokasi kejadian, datang mobil Toyota Avanza hitam BG 1328 DM yang dikendarai mantan Kades Karang Raja Marsisyani Adi.

Mobil Toyota Avanza itu berjalan dari jalur lintas Palembang hendak menyebrangi jalur kereta api ke arah Rumah Tumbuh.

Kebetulan saat kejadian ada petugas perawatan Jalan Rel PT KAI bernama Rhidwan melintas di TKP mencoba membantu mengatur kondisi jalan yang sedang macet.

Mobil korban berada di TKP saat itu tidak bisa bergerak maju dan mundur sedangkan jalur kereta lampu hijau menunjukan kereta api terus melaju.

Karena mobil tidak bisa bergerak, korbanpun berinisiatif menurunkan penumpang mobil yang berjumlah 10 orang.

Setelah penumpang turun beberapa menit kemudian kereta api melintas dan menabrak serta menyeret mobil korban sekitar 100 meter.

Baca juga: 2 Bocah Terseret Kereta Babaranjang di Lampung Selatan, Kini Dirawat di RSUDAM

Baca juga: Kronologi Avanza Terseret 8 Meter Seusai Ditabrak KA Babaranjang di Natar Lampung Selatan

Atas kejadian tersebut mobil korban mengalami rusak berat hingga mencapai kerugian sekitar Rp 150 juta.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Widhi Andhika Darma SH SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, namun tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil.

Dugaan sementara, terjadinya laka antara Kereta Api Babaranjang dengan mobil Toyota Avanza tersebut disebabkan karena tidak adanya petugas yang mengatur persimpangan di lajur kereta dan jalan umum. 

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com 

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved