Berita Terkini Artis
Perjalanan Karier Artis Senior Mieke Wijaya
Artis cantik ini telah menjadi bintang film di usianya yang masih belasan tahun, setelah mengawali karier sebagai penyanyi di RRI Palembang.
Penulis: Putri Salamah | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Artis senior Mieke Wijaya telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (3/5/2022).
Artis kenamaan Indonesia ini memiliki catatan manis di industri perfilman nasional dengan puluhan judul film yang telah ia bintangi.
Kepergian Mieke Wijaya menjadi duka mendalam bagi para rekan artis dan penikmat perfilman Indonesia.
Meski telah tiada, karya-karya yang telah dibuat oleh mendiang Mieke Wijaya dapat dikenang oleh masyarakat.
Mieke Wijaya lahir di Bandung pada 17 Mare 1940.
Baca juga: Terungkap Wasiat Mieke Wijaya Sebelum Meninggal
Baca juga: Rayakan Lebaran Bersama, Olla Ramlan dan Aufar Hutapea Didoakan Rujuk
Artis cantik ini telah menjadi bintang film di usianya yang masih belasan tahun, setelah mengawali karier sebagai penyanyi di RRI Palembang.
Judul film pertama kali yang Mieke Wijaya bintangi yakni Gagal yang tayang pada 1955.
Akan tetapi, namanya populer dan dikenal oleh masyarakat lewat film Tiga Dara (1956) karya Usmar Ismail.
Film Tiga Dara yang bergenre komedi musikal itu melambungkan nama Mieke Wijaya bersama Chitra Dewi dan Indriati Iskak hingga mancanegara.
Pada 1965 Mieke Wijaya memutuskan untuk menikah dengan Dicky Zulkarnaen.
Dari pernikahannya itu, Mieke dan Dicky dikaruniai empat orang anak yang salah satunya adalah artis dan produser Nia Zulkarnaen.
Setelah itu, Mieke Wijaya semakin banyak bermain film terutama usai bergabung bersama Teguh Karya yang mendirikan grup Teater Populer.
Baca juga: Mieke Wijaya Akan Dimakamkan Satu Liang Lahat Bersama Sang Suami Dicky Zulkarnaen
Baca juga: Andika Kangen Band Bahagia Bisa Bertemu Mantan Istri dan Anaknya: Seneng Sepanjang Masa
Dalam kariernya yang piawai berakting, Mieke Wijaya pernah dinobatkan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI).
Penghargaan itu dia dapatkan setelah bermain dalam judul film Gadis Kerudung Putih (1967).
Tak sampai di situ, Mieke Wijaya kembali mendapatkan penghargaan untuk kategori yang sama berkat membintangi film Ranjang Pengantin pada 1975 dan Kembang Semusim pada 1981.
Bukan hanya tampil di layar lebar, Mieke Wijaya juga berkarya di layar televisi.
Nama Mieke kembali melambung setelah berperan sebagai Bu Broto di sinetron TVRI, Losmen (1987).
Nama Bu Broto pun sangat melekat pada Mieke Wijaya pada saat itu.
Ia pun aktif bermain di berbagai sinetron dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Di antaranya Kekasih Bayangan (2017), Aca Aca Nehi Nehi (2018), serta Supir dan Majikan (2019).
Mieke Wijaya adalah pekerja seni peran lintas generasi yangi masih aktif hingga akhir hayatnya di dunia seni peran Tanah Air.
Mieke Wijaya Sempat Dirawat Sebulan Penuh
Mieke Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya di usia 82 tahun.
Mieke Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya di kediamamnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2022) pukul 19.30 WIB.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh artis sekaligus putri Mieke Wijaya yakni Nia Zulkarnaen.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ibu kami, Hj Mieke Wijaya. Insya Allah husnul khatimah. Mohon dimaafkan jika ada kesalahan mama,” kata Nia Zulkarnaen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2022) dilansir dari Kompas.com.
Artis yang telah membintangi puluhan film ini, disampaikan Nia, sempat dirawat selama sebulan di rumah sakit sebelum meninggal dunia.
Mieke Wijaya sempat sakit sehingga harus dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama bulan Ramadhan 2022.
“Sempat sakit satu bulan dirawat di rumah sakit selama bulan puasa. Mungkin sudah usia sudah 82 tahun ya,” ujar Nia Zulkarnaen.
Artis sekaligus produses ini mengatakan, Mieke Wijaya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Rabu (4/5/2022) siang ini.
“Ba'da zuhur dimakamkan," ucapnya.
Nia Zulkarnaen membeberkan alasannya dan keluarga memakamkan ibundanya, Mieke Wijaya di Tanah Kusir.
Lantaran hal itu adalah permintaan mendiang ayahnya, Dicky Zulkarnaen.
“Makamnya dijadikan satu tempat dengan almarhum papah. Itu permintaan papa," ungkap Nia Zulkarnaen.
Nia Zulkarnaen mengungkapkan, bahwa ibundanya itu mengidap penyakit diabetes dan kanker.
Dikatakan Nia, keluarganya pun tidak tahu bahwa Mieke Wijaya mengidap penyakit kanker.
“Mama itu awalnya dari diabetes dan akhirnya cancer dan memang terus terang anak-anak tidak tahu,” kata Nia Zulkarnaen.
Nia mengatakan, Mieke Wijaya dikenal sebagai sosok ibu yang tak pernah berkeluh kesah dan jarang menceritakan permasalahannya kepada anak-anak.
“Mama itu Ibu yang tidak pernah marah, jadi mama sakit pun diam saja. Kita semua tidak tahu,” ujarnya.
Nia Zulkarnaen pun meminta masyarakat untuk mendoakan dan memaafkan kesalahan Mieke Wijaya.
“Mudah-mudahan diampuni dosa-dosanya,” ujarnya.
Nia pun berharap semoga karya-karya yang pernah diukir sang ibunda di dunia perfilman Tanah Air.
“Mudah-mudahan karyanya bisa dikenang selalu sebagai salah satu legenda perfilman Indonesia,” tambah Nia.
Mieke Wijaya, tambah Nia, selama hidupnya didedikasikan untuk perfilman Indonesia.
“Karena jiwa dan hatinya hanya untuk perfilman Indonesia,” ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Putri Salamah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mengenang-sosok-mieke-wijaya-artis-senior-yang-awali-karier-sebagai-penyanyi-hingga-bintang-film.jpg)