Lampung Utara
Bocah Asal Bekasi Tenggelam di Kolam Renang Lampung Utara Sedalam 2 Meter
Seorang warga Kota Bekasi yang berkunjung di Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, tenggelam di kolam renang Kotabumi, Lampura.
Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Seorang warga Kota Bekasi yang berkunjung di Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, tenggelam di wisata kolam renang yang terletak di Jalan Prumnas Tulung Mili, Kelurahan Kotabumi ilir, Kecamatan Kotabumi, Jumat (6/5/2022).
Menurut keterangan Efriansyah, seorang pengunjung kolam renang menerangkan, korban berinisial SD (15) tenggelam usai terlihat tidak bisa berenang.
Ia sudah diperingati beberapa kali namun korban masih memasuki air dengan kedalaman sekitar 2 meter hingga meregang nyawa.
"Saya sempet nolongin tadi pak, cuma memang pas naik ke atas badanya sudah lemas tapi matanya masih kebuka," ujar Efri yang saat itu ikut berenang di lokasi.
Peristiwa tersebut juga dibenarkan oleh kerabat korban bernama Sahrin (50) ketika di jumpai di rumah sakit Candimas Medical Center (CMC) Kotabumi.
Baca juga: Remaja Tenggelam di Pantai Lampung Selatan Ditemukan Meninggal Dunia
Baca juga: Pelajar SMP Tenggelam di Pantai Lampung Selatan Belum Ditemukan
Ia menerangkan, korban bersama keluarga datang dari Bekasi dan singgah di Desa Bindu.
Kemudian melakukan rekreasi di kolam renang setelah mendengar kabar korban tenggelam dirinya langsung mendatangi Rumah Sakit CMC, tak beselang lama Sahrin mendengar kerabatnya itu telah meninggal.
"Korban meninggal mas, ini lagi di bawa ke rumah duka naik Ambulan sudah ya mas saya buru-buru," kata Sahrin seraya meninggalkan Rumah Sakit.
Remaja Tenggelam di Lampung Selatan
Remaja yang sempat dinyatakan tenggelam dan hilang saat berenang di Pantai Sumber Muli, Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 17.00 wib, akhirnya ditemukan.
Remaja (14) yang masih duduk dibangku kelas 2 SMP itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (6/52022) sekitar pukul 08.00 wib.
Kepala Pos SAR Bakauheni Denny Mezu membenarkan hal tersebut.
Baca juga: Wisatawan Asal Kota Bekasi Merenggang Nyawa di Kolam Renang Lampung Utara
Baca juga: Harga Sembako di Lampung Utara Melambung Usai Lebaran, Cabai Rawit Tembus Rp 80 Ribu
"Alhamdulillah, sudah ditemukan oleh penyelam lokal dari belebuk," ujar Denny
"Pencarian tubuh jenazah dilakukan sejak kemarin petang sampai dengan pagi ini," jelasnya.
Denny menjelaskan tiga penyelam lokal yang berhasil menemukan tubuh jenazah yakni Zulkifli, Dian dan Slamet.
"Kami juga berterimakasih kapada semua pihak yang telah membantu menemukan jasad remaja tersebut. Termasuk warga dan penyelam lokal dan," pungkasnya.
Sebelumnya, Diketahui bahwa korban tenggelam yakni Sahrul (14) tahun, yang merupakan pelajar dan masih duduk di bangku kelas 2 SMP.
Adapun kronologinya dimana Sahrul beserta kawan-kawannya sedang asyik berenang bersama.
Sedang asik berenang, keempat temannya, yakni Anes, Riski, Rizki, Arif, yang kesemuanya warga desa Totoharjo tidak melihat keberadaan Sahrul di sekeliling mereka.
Mereka melaporkan kepada pengurus pantai yang diteruskan kepada Kades Semanak.
Hingga meminta bantuan kepada Basarnas yang ada di Bakauheni untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam tersebut
Upaya pencarian telah dilakukan dengan melakukan penyisiran di seputaran pantai oleh Tim Satpolair Polres Lampung Selatan dan Basarnas dari Pos SAR Bakauheni.
Warga Jakarta Tenggelam
Duka masih menyelimuti rumah mertua Rahmat Budi Priyono (43), warga Jakarta yang tenggelam saat berenang bersama putrinya Kayyisa Rahsa Zhafira (9) di pantai Walur Benawang di Pekon Walur, Pesisir Barat, Rabu (4/5/2022), sekira pukul 15.30 WIB.
Sang istri Santi (43), terlihat tak dapat menyembunyikan kesedihan. Suami dan putri tercintanya tenggelam saat mandi di pantai di Pekon Walur.
Jasad sang suami Rahmat Budi Priyono telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara putrinya Kayyisa Rahsa Zhafira masih belum ditemukan.
Rahmat Budi Priyono telah dimakamkan di pemakaman umum Pekon Walur pada Kamis (5/5/2022) siang.
Berdasarkan keterangan dari Peratin Pekon Walur, korban Rahmah Budi Prioyono selama ini tinggal di Jakarta.
Dirinya bersama keluarga pulang mudik lebaran ke tempat mertuanya guna merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Korban diketahui mandi bersama putrinya di pantai Beawang, Pekon Walur.
Saat sedang asik mandi, sang putri Kayyisa terbawa ombak. Rahmah yang melihat itu berusaha menyelamatkan sang putri. Namun, karena kelelahan dirinya ikut tenggelam.
Sejauh ini upaya pencarian jasad Kayyisa, putri Rahmat masi terus dilakukan.
Pencarian dilakukan oleh tim dari Polsek Pesisir Utara, Sat Polairud Polres Lampung Barat, Direktoral Polairud, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesbar dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Tanggamus.
( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi / Dominius Desmantri Barus / Arif Saidal )