Liga Champions
Final Liga Champions Real Madrid vs Liverpool, Ancelotti Beber Taktiknya Hadapi The Reds
Jelang laga pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti memberi bocoran terkait taktiknya menghadapi final Liga Champions yang akan berlangsung di France
Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id - Final Liga Champions 2021-2022 Real Madrid vs Liverpool akan berlangsung Minggu 29 Mei 2022.
Jelang laga pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti memberi bocoran terkait taktiknya menghadapi final Liga Champions yang akan berlangsung di State de France di Paris Minggu 28 Mei 2022.
Duel antara Real Madrid vs Liverpool akan berlangsung di stade de france Paris, Minggu 29 Mei 2022 Pukul 02.00 WIB.
Ancelotti menyebut timnya akan akan menggunakan formasi 4-3-3 melawan Liverpool di final Liga Champions di Paris.
Pelatih asal Italia itu memberikan wacana tentang taktiknya pasca menang 6-0 di La Liga atas Levante Kamis malam.
Baca juga: Hasil Liga Inggris Watford vs Leicester, The Foxes Pesta Gol, Vardy dan Harvey Barnes Cetak Brace
Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Erik Ten Hag Ingin Cristiano Ronaldo Bertahan di Man United
Hat-trick Vinicius Junior menyusul gol-gol dari Ferland Mendy, Karim Benzema dan Rodrygo membuat Los Blancos melanjutkan musim menakjubkan yang berakhir raksasa Spanyol menyelesaikan gelar ganda La Liga dan Liga Champions yang luar biasa.
Untuk meraih mahkota Eropa ke-14 Real Madrid harus terlebih dahulu mengalahkan Liverpool.
Ancelotti menyatakan akan menggunakan formasi formasi 4-3-3 dalam laga final nanti
Ketika ditanya tentang sistem apa yang akan dipilih Real Madrid di Paris hanya dalam waktu dua minggu, pria berusia 63 tahun itu mengungkapkan formasi yang disukainya.
Namun ia menegaskan fleksibilitas timnya berarti sistem tersebut kemungkinan bisa berubah tergantung apakah Los Blancos masuk penguasaan bola dan bagaimana jalannya pertandingan.
“Kadang-kadang itu bisa terjadi pada 4-4-2. Saya pikir tidak ada sistem yang ditentukan, terkadang untuk menekan pivot, seperti yang kami lakukan melawan Man City, Anda beralih dari 4-3-3 ke 4-4-1-1. Idenya tidak banyak berubah, hanya sedikit cara membela lawan, menekannya."
Meski bermain-main dengan berbagai formasi berbeda musim ini, sebagian besar pertandingan Real Madrid Ancelotti banyak mengerahkan pemainnya dalam sistem 4-3-3.
Dan diprediksi ia akan memilih formasi yang sama saat laga final melawan Liverpool .
"Kami memiliki tantangan bermain di final setelah memenangkan liga, kami tahu bahwa ada kekurangan waktu dan kami harus memiliki intensitas. Tim memberikan sinyal yang sangat bagus. Kami bekerja sangat baik di lapangan."
Real Madrid lolos ke final lilga champions dengan kemenangan di leg kedua atas Manchester City pekan lalu setelah hat-trick Benzema yang menakjubkan membuat Los Blancos menyelesaikan kemenangan comeback 3-2 yang menakjubkan atas Paris Saint-Germain di Babak 16 Besar untuk memastikan pertandingan perempat final dengan Chelsea.
Benzema kemudian mengulangi prestasi itu di leg pertama di Stamford Bridge saat pasukan Ancelotti kembali ke ibukota Spanyol dengan keunggulan 3-1.
Baca juga: Final Liga Champions 2021-2022 Real Madrid vs Liverpool, The Reds Terancam Tanpa Mohammed Salah
Baca juga: Final Liga Champions 2021-2022 Real Madrid vs Liverpool, Pasukan Ancelotti Sedikit Unggul
Juara Eropa 13 kali itu tampaknya telah menyerah ketika bek The Blues di Santiago Bernabeu melihat tim asuhan Thomas Tuchel itu memimpin tiga gol.
Sementara Liverpool menuju Final Liga Champions 2021-2022 dengan perjuangan yang heroik.
Meski masuk grup neraka bersama AC Milan, Porto, dan Atletico Madrid, The Reds berhasil lolos dengan status sebagai juara grup.
Di babak 16 besar mereka mampu melumat Inter Milan. Dilanjutkan dengan Benfica di babak perempat final.
Sedangkan di semifinal, Liverpool berhasil mematahkan perlawanan Villarreal.
Kini mereka akan berhadapan dengan raksasa Spanyol yakni Real Madrid.
Liverpool musim ini dijagokan meraih quadruple.
Sebab mereka punya kekuatan skuad yang merata di semua lini dan kedalaman skuat yang bagus juga.
Namun Jurgen Klopp justru merendah dan mengaku timnya hanya sebagai underdog alias tak diunggulkan dan Real Madrid lah yang diunggulkan sebagai juara.
“Mereka sekarang favorit besar dengan semua pengalaman yang mereka miliki dan semua hal semacam ini.
Kami lebih berpengalaman dari sebelumnya, mungkin, tapi itu jelas bukan untuk dibandingkan," tuturnya pada situs resmi Liverpool.
"Banyak pemain yang masih mengincar mereka dan kami, yang merupakan pertanda bagus juga," sambung Klopp.
Jurgen Klopp juga memberikan pujian pada pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Apalagi ia baru saja mencatatkan rekor sebagai pelatih yang paling sering masuk ke final Liga Champions.
Namun Klopp tak silau pada prestasi Ancelotti. Ia bertekad bisa membawa Liverpool mengalahkan Madrid.
“Apa yang dilakukan Carlo di sana benar-benar luar biasa.
Jika Anda pergi ke final, saya pikir bagus memiliki gagasan bahwa Anda ingin memenangkannya dan itulah yang akan kami kerjakan dalam minggu antara tanggal 22 dan 28, bukan sebelumnya," tandas Klopp.
Head to head Liverpool vs Real Madrid di Liga Champions
Final 27 Mei 1981 Liverpool (1-0) Real Madrid
25 Februari 2009 babak 16 besar Real Madrid (0-1) Liverpool
10 Maret 2009 babak 16 besar Liverpool (4-0) Real Madrid
22 Oktober 2014 penyisihan Grup B Liverpool (0-3) Real Madrid
4 November 2014 penyisihan Grup B Real Madrid (1-0) Liverpool
Final 26 Mei 2018 Real Madrid (3-1) Liverpool
Leg I perempat final, 6 Arpil 2021 Real Madrid (3-1) Liverpool
Leg II perempat final, 14 April 2021 Liverpool (0-0) Real Madrid
(Tribunlampung.co.id/Romi Rinando)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/final-liga-champions-2021-2022-real-madrid-vs-liverpool-ancelotti-beber-taktiknya-hadapi-the-reds.jpg)