Bandar Lampung

Pelajar Dipukul Lalu Tertabrak Mobil, Polsek Kedaton Bandar Lampung Ringkus Pelaku

Lantaran selisih paham saat melintas di Jalan ZA Pagaralam, Bandar Lampung, seorang pelajar menjadi korban penganiayaan.

Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Muhammad Joeviter
Ilustrasi penangkapan pelaku penganiayaan pelajar di Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Lantaran selisih paham saat melintas di Jalan ZA Pagaralam, Bandar Lampung, seorang pelajar menjadi korban penganiayaan.

Nahasnya lagi, korban berinisial SG (17), warga Tegineneng, Pesawaran, itu sempat tertabrak mobil seusai dipukul pelaku.

Penganiayaan tersebut dilakukan seorang remaja berinisial TI, Rabu (11/5/2022) lalu. Saat ini warga Natar, Lampung Selatan ini sudah diamankan di Mapolsek Kedaton.

Kapolsek Kedaton Kompol Atang Syamsuri mengatakan, pelaku diamankan pada Kamis (19/5/2022) dini hari. Pelaku diamankan tanpa perlawanan saat sedang berada di rumah kerabatnya di wilayah Natar, Lampung Selatan.

"Tadi malam sekitar pukul 01.30 WIB kami mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Pelaku kami amankan saat berada di rumah bibinya," kata Atang.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pelaku Penganiayaan Pelajar di Bandar Lampung

Baca juga: Keroyok Siswa SMK di Bandar Lampung, 27 Siswa Dipulangkan

Kompol Atang Syamsuri menjelaskan, penganiayaan yang dilakukan TI terhadap korban berawal dari salah paham. Saat itu korban sedang melintas menggunakan sepeda motor di Jalan ZA Pagaralam, tepatnya di depan kantor Dinas Kehutanan Lampung.

"Motif karena selisih paham di jalan. Waktu melintas, pelaku melakukan pemukulan terhadap korban yang berboncengan dengan temannya," kata Atang.

Atang menjelaskan, pelaku memukul bagian kepala korban berinisial SG (17), warga Tegineneng, Pesawaran, dengan menggunakan potongan besi. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala.

Bahkan, kata Atang, korban sempat terjatuh dari motor. Nahasnya, korban ditabrak mobil yang melaju di lokasi kejadian.

"Setelah itu korban dibawa ke rumah sakit. Untuk saat ini, korban masih rawat jalan," jelasnya.

Terprovokasi

Penganiayaan yang dilakukan TI membuat pihak keluarga korban terprovokasi. Hal tersebut sangat disayangkan oleh aparat kepolisian yang tengah menindaklanjuti kasus perkara penganiayaan tersebut.

Baca juga: Aniaya Pelajar di Bandar Lampung Pakai Besi, Pelaku: Sebenarnya Saya Gak Kenal

Baca juga: Eva Dwiana: Anak Sekolah di Bandar Lampung Masih Wajib Pakai Masker

Atang mengatakan, keluarga korban yang tak terima perbuatan tersebut mendatangi rumah pelaku di Natar, Lampung Selatan. Beruntung, kedatangan keluarga korban tidak sampai berujung kericuhan.

Perselisihan itu ditengahi oleh aparat kepolisian dan perangkat desa setempat. Kedatangan sejumlah keluarga korban dari Tegineneng, Pesawaran ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved