Metro

Wahdi: Penyakit Berbasis Lingkungan Jadi Masalah Terbesar

Karena itu, ia meminta rumah sakit sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat luas dan tempat yang berpotensi dan rentan berba

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Wali Kota Metro Wahdi. 

Tribunlampung.co.id, Metro - Wali Kota Metro Wahdi menilai penyakit berbasis lingkungan masih menjadi masalah terbesar masyarakat.

"Itu seperti sering dijumpai seperti diare, TBC, ISPA, dan lainnya. Ini disebabkan karena buruknya kondisi dan akses air, sanitasi dan kebersihan. Serta seperti pengelolaan sampah maupun limbah cair lainnya," tukasnya, Minggu (22/5/2022).

Karena itu, ia meminta rumah sakit sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat luas dan tempat yang berpotensi dan rentan berbagai penyakit bakteri maupun virus, agar meningkatkan kuantitas dan kualitas pada pengelolaan water sanitation and higiene (WASH) dan limbah farmasi.

"Ini tantangan, pentingnya pemanfaatan secara bijak terhadap faktor kebersihan dan perilaku hidup bersih yang bisa dimulai dari rumah sakit. Lalu pengelolaan WASH, sanitasi dan limbah medis atau limbah B3 dan limbah farmasi," bebernya.

Ia mengaku, selanjutnya soal indikator SDGs tahun 2030 sudah harus dirujuk oleh Kota Metro di dalam pelaksanaan pembangunan. Termasuk indikator WASH pada fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit dan puskesmas dengan mengikuti lima indikator.

Baca juga: Wali Kota Metro Wahdi Monitoring Kehadiran ASN di Seluruh OPD

"Saya mendorong kita semua, termasuk para apoteker dan praktisi farmasi agar betul-betul memperhatikan aspek WASH atau air sanitasi dan Hygiene pada rumah sakit. Metro menargetkan untuk menjadi kota yang berkelanjutan dan sehat dengan mengikuti 9 tatanan indikator Kota Sehat," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved