Mesuji

Hindari PMK, Pemkab Mesuji Imbau Masyarakat untuk Berhati-hati Saat Beli Hewan Kurban

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji mengimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi hewan kurban yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: teguh_prasetyo
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi - Pemkab Mesuji mengimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi hewan kurban yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji mengimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi hewan kurban yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal tersebut dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mesuji Andri Jasman.

Oleh sebab itu, ia menganjurkan masyarakat untuk dapat memilih hewan ternak dengan cermat saat dikurbankan.

"Saya juga menganjurkan untuk membeli hewan ternak di Kabupaten Mesuji saja. Dan dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk mengecek hewan ternak yang pas untuk kurban," ujarnya.

Seperti, tidak pincang dan bebas dari penyakit PMK.

Kemudian Jasman menjelaskan, kriteria hewan kurban sapi yang dapat dijadikan hewan kurban meliputi umur minimal usia dua tahun atau menginjak tiga tahun.

Sedangkan untuk kambing atau domba berumur satu tahun hingga menginjak dua tahun.

Lebih lanjut, Jasman mengimbau kepada para penjualan hewan kurban dapat menyediakan hewan kurban yang sehat dan bebas dari PMK.

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved