Liga Champions

UEFA Minta Maaf atas Insiden di Final Liga Champions 2022, Legenda Liverpool Reds Sebut Mengerikan!

UEFA telah mengeluarkan permohonan maaf kepada pendukung Liverpool dan Real Madrid dalam insiden yang menakutkan dan menyedihkan di final Liga Champi

Penulis: Romi Rinando | Editor: Daniel Tri Hardanto
AFP
UEFA minta maaf atas insiden di final Liga Champions. 

Tribunlampung.co.id - UEFA mengeluarkan pernyataan permohonan maaf kepada pendukung Liverpool dan Real Madrid dalam insiden yang menakutkan dan menyedihkan di final Liga Champions Minggu 29 Juni 2022 WIB di Paris, Prancis.

UEFA telah menguraikan rincian lebih lanjut tentang hasil investigasi independen yang mereka lakukan penyebab penggemar mendapat perlakukan kasar dari polisi Prancis dengan ditembak gas air mata di luar Stade de France, Sabtu lalu.

Permintaan maaf UEFA datang enam hari setelah mereka menyalahkan penundaan kick-off di Stade de France pada kedatangan terlambat penggemar Liverpool.

Badan sepak bola Eropa juga mengklaim polisi Prancis telah menggunakan gas air mata membubarkan pendukung yang memblokir pintu putar di stadion karena ribuan tiket palsu.

Baca juga: Jadwal Liga Champions 2022-2023, Pengundian Grup, Babak Penyisihan, dan Final 10 Juni 2023

Baca juga: Jadwal Babak Playoff Liga Champions 2022- 2023, Tujuh Slot Tersisa Diperebutkan Mulai Juni 2022

“UEFA ingin dengan tulus meminta maaf kepada semua penonton yang harus mengalami atau menyaksikan peristiwa menakutkan dan menyedihkan menjelang final Liga Champions di Stade de France pada 28 Mei 2022 di Paris, pada malam yang seharusnya menjadi perayaan sepak bola klub Eropa," bunyi pernyataan UEFA yang dikutip dari independentco.uk.

"Tidak ada penggemar sepak bola yang harus dimasukkan ke dalam situasi itu, dan itu tidak boleh terjadi lagi."

Pihak berwenang Prancis terus menyalahkan pertemuan massal pendukung dengan tiket palsu.

Tetapi UEFA mengatakan hasil investigasi mereka akan berusaha untuk menetapkan gambaran lengkap dan garis waktu tentang apa yang terjadi pada siang hari.

Tteapi sayangnya pernyataan maaf dan klaim UEFA tidak ditanggapi oleh penggemar Liverpool dan mereka menuding permintaan maaf UEFA sudah gagal.

“Ini adalah awal, tetapi masih ada jalan panjang yang harus dilalui,” kata legenda Liverpool Kenny Dalglish di Twitter.

"Permintaan maaf ini tidak mencakup pesan palsu tentang kick off yang terlambat, acara di taman penggemar, atau apa yang terjadi setelahnya."

UEFA juga mengatakan akan membuka kuesioner online untuk mengumpulkan kesaksian terkait peristiwa tersebut.

Pernyataan UEFA tersebut muncul setelah Liverpool menulis surat protes kepada badan sepak bola Eropa meminta kejelasan tentang bagaimana laporan hasil investigasi terkait insiden tersebut.

“Kami di Liverpool telah menyerukan penyelidikan atas apa yang terjadi di Paris pada hari Sabtu, bukan laporan," ujar Kepala eksekutif Billy Hogan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved