Lampung Selatan

Kejari Lamsel Musnahkan Barang Bukti Sitaan 186 Perkara, Termasuk Kulit dan Kepala Harimau Sumatera

Kejari Lampung Selatan melakukan pemusnahan barang bukti sitaan di halaman kantor Kejari Lampung Selatan, Rabu (22/06/2022).

tribunlampung/Dominius Desmantri Barus
Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan melakukan pemusnahan barang bukti sitaan, di halaman kantor Kejari Lampung Selatan, Rabu (22/06/2022). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan melakukan pemusnahan barang bukti sitaan di halaman kantor Kejari Lampung Selatan, Rabu (22/06/2022).

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut diantaranya, 1 lembar kulit harimau Sumatera, 1 kepala harimau Sumatera, 2 kepala kijang, 203 buah gigi beruang madu, 120 buah kuku beruang, 30 gelang yang terbuat dari gading mammoth, 5 cincin yang terbuat dari gading mammoth.

Kemudian 14 buah pipa rokok yang terbuat dari tulang ikan duyung, 5 buah dompet yang terbuat dari kulit harimau Sumatera, 1 buah peci yang terbuat dari kulit harimau Sumatera, 1 kotak berwarna cokelat dengan nomor resi JD0138081951.

Selanjutnya narkotika jenis sabu seberat 1.310,2881 gram, narkotika jenis ganja seberat 248,5163 gram, narkotika jenis ekstasi seberat 31,5544 gram, alat hisap (bong) sebanyak 44 buah.

Lalu, obat-obatan terlarang berupa vitamin B12 sebanyak 50.000 butir berbentuk pil atau tablet, obat terlarang prednisone sebanyak 50.000 butir berbentuk pil atau tablet, berbagai jenis rokok ilegal, senjata tajam, serta barang bukti lainnya.

Kepala Kejari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati mengatakan, pemusnahkan barang bukti tersebut merupakan pelaksanaan atas putusan pengadilan baik putusan Pengadilan Negeri, putusan Pengadilan Tinggi, maupun putusan Mahkamah Agung RI.

Barang bukti sitaan itu berasal dari bulan Juni 2021 sampai Mei 2022, dengan jumlah perkara sebanyak 186.

"Pemusnahan ini kami lakukan karena perkara-perkara sudah Inkracht atau sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap dari pengadilan," katanya

"Jadi supaya tidak terjadi penumpukkan dan tidak terjadi kerusakan barang bukti kita musnahkan," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

 

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved