Berita Terkini Artis

Tangis Haru Anak Iringi Pemakaman Artis Rima Melati

Tangis haru sang anak iringi pemakaman Aktris senior Rima Melati di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: taryono
Tribunnews/Bayu Indra Permana
Proses pemakaman artis senior Rima Melati di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (25/6/2022). Tangis haru sang anak iringi pemakaman Aktris senior Rima Melati di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Pemakaman artis Rima Melati diringi tangis sang anak di pemakaman.

Aditya Tumbuan  mulai menangis saat lagu rohani dikumandangkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Wajahnya pun memerah. Tangisnya semakin tak terbendung ketika akhirnya jenazah sang ibunda masuk ke pusara. Padahal sebelumnya ia tampak memperlihatkan ketegaran selama pemakaman berlangsung.

Melihat suaminya menangis, istri Aditya Tumbuan pun berusaha menenangkan.

Di lain sisi, sebelumnya Aditya mengatakan Rima Melati merupakan seorang pejuang. Pasalnya, ia tak pernah mengeluh sakit selama 1,5 bulan di rawat di rumah sakit.

Baca juga: Tangis Keluarga Rima Melati Pecah Saat Liang Lahat Mulai Ditimbun Tanah

Baca juga: Proses Pemakaman Rima Melati Diwarnai Hujan Deras dan Angin Kencang

"Itu tipikal Mama Rima yang penuh dengan perjuangan. Selain berjuang, tidak pernah memperlihatkan rasa sakit. Tapi saya tahu, betapa sakitnya Mama ketika harus melewati oksigen, ventilator, cuci darah, itu sangat menyakitkan," kata dia dalam pidato pelepasan jenazah.

Namun ketika melihat kondisi ibunya yang terus mengalami penurunan, Aditya Tumbuan berusaha mengikhlaskan kepergian Rima Melati.

Bahkan bukan hanya dirinya, keluarga lainnya juga mengakui hal yang sama.

"Di situ saya bilang 'Mama, you can go. Kalau memang ini adalah yang terbaik buat Mama. Ini, this is the time buat Mama untuk pergi ke rumah'," tandasnya sambil mengingat perkataannya sebelum Rima Melati meninggal dunia.

"(Kepada Rima Melati) 'Jangan khawatir, kita semua sudah ikhlas, anak-anaknya, termasuk istri saya, Marisa, kita semua sudah ikhlas'," lanjut Aditya.

Sebelumnya diberitakan aktris Rima Melati meninggal dunia pada Kamis (23/6/2022).

Penyebab wafatnya pun kemudian diungkap oleh pihak keluarga.

Baca juga: Pemilik Holywings Akhirnya Terungkap, Tak Cuma Nikita Mirzani dan Hotman Paris

Baca juga: Angga Wijaya Tak Kuat Selalu Disalahkan Dewi Perssik: Aku seperti Tak Ada Jasanya

Rima Melati diketahui sempat mengalami demam tinggi hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

“Pertama kali masuk, Ibu Rima terkena infeksi dari luka bagian belakang, punggung belakang,” kata Aditya Tumbuan, anak Rima Melati, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022) kemarin.

“Infeksi tersebut membuat ibu deman tinggi, lalu kita bawa ke RS langsung di ICU, disana dirawat kira-kira dua minggu,” lanjut Aditya.

Setelah dirawat di rumah sakit, Rima Melati mengalami komplikasi.

Menurut Aditya, bagian paru-paru sang bunda bermasalah, kemudian merambat ke bagian ginjalnya.

“Ternyata ada infeksi lain yang istilahnya merambat dari infeksi pertama yaitu paru. Parunya mulai kerendam air, harus disedot. Dari situ, berturut-turut menjala ke ginjal,” ucap Aditya.

Karena mengalami masalah pada ginjalnya, Rima Melati pun harus menjalani cuci darah.

“Kalau kita rasa ginjal itu suatu hal yang memang kalau pasien itu sudah lama di rumah sakit. Minum obat lama-lama efeknya mungkin ke ginjal, dari situ ibu harus melakukan cuci darah,” jelas Aditya.

“Selama di RSPAD, sudah dilakukan 7 kali (cuci darah) hasilnya memang membuat ibu stabil. Tapi usia yang membuat ibu itu seperti berjuang kadang stabil, kadang drop,” lanjutnya yang selalu mendampingi sang bunda di rumah sakit.

Pemakaman diwarnai hujan deras dan angin kencang

Setelah sempat tertunda, pemakaman artis senior Rima Melati akhirnya dilakukan pada Minggu 25 Juni 2022 dengan diwarnai hujan deras dan angin kencang.

Proses pemakaman Rima Melati sempat tertunda lantaran menunggu anaknya yang berada di Jerman.

Kini, proses pemakaman artis senior Rima Melati telah selesai di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (25/6/2022).

Sebelum jenazah tiba sebagian pelayat dan karangan bunga dari sudah memenuhi sekitaran makam sebelum jenazah tiba. 

Seusai ibadah pelepasan digelar di GPIB Paulus Jakarta Pusat, Jenazah langsung dibawa ke makam.

Rombongan keluarga bersama mobil ambulans tiba sekira pukul 13.57 WIB.

Putra Rima nomor empat, Aditya Tumbuan tampak mengawal peti jenazah sembari memegang foto mendiang Rima. 

Peti jenazah kemudian dibawa ke sudut liang lahat yang juga makam dari orangtuanya.

Saat proses doa dan pemakaman, hujan kemudian turun cukup deras disertai angin.

Meski demikian hal itut tak mengurangi khidmat proses pemakaman.

Setelah sejumlah doa dilantunkan, pihak keluarga dipersilahkan menaburkan bunga ke peti jenazah yang sudah berada di dalam liang lahat. 

Aditya tampak tegar saat menaburkan bunga untuk jenazah sang ibunda, kemudian gundukan tanah pun mulai menutupi  peti jenazah.

Akan tetapi kesedihannya pecah ketika gundukan tanah dimasukan ke makam mendiang ibundanya, sesekali Aditya terlihat sesengukan sembari memegang nisan sang ibunda.

Alasan keluarga tunda pemakaman

Di sisi lain, terungkap bahwa pemakaman Rima Melati akan diselenggarakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Minggu (26/6/2022).

Demikian diungkapkan oleh putra mendiang Rima Melati, yakni Aditya Tumbuan.

Namun, dia belum bisa memastikan secara detail waktu pemakaman Rima Melati akan dilangsungkan. 

Sebab, keluarga masih menunggu kedatangan adiknya terlebih dahulu dari Jerman.

"Menunggu adik saya yang di Jerman, lagi cari tiket untuk pulang," kata Aditya saat ditemui di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

"Kemungkinan besar hari Minggu di tanah kusir, belum tahu jamnya, mohon bersabar, nanti pasti ada informasi dari pihak keluarga," lanjutnya.

Sebelum jenazah Rima dikebumikan, Adit mengatakan akan ada serangkaian ibadah pemakaman secara Kristen selama 3 hari berturut-turut.

"Ada beberapa ibadah atau misa dari gerejanya atau dari saudaranya," tuturnya.  

(Tribunlampung.co.id/Virginia Swastika)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved