Liga Champions

Mendagri Prancis Dikecam Seusai Salahkan Suporter The Reds di Kerusuhan di Final Liga Champions

Menteri Dalam Perancis Gerald Darmanin mendapat kecaman di dalam negeri dan Inggris, pasca pernyataan kontroversinya yang menyalahkan Fans Liverpool.

Penulis: Romi Rinando | Editor: taryono
AFP
Menteri Dalam Perancis Gerald Darmanin mendapat kecaman di dalam negeri dan Inggris, pasca pernyataan kontroversinya yang menyalahkan Fans Liverpool. 

Tribunlampung.co.id,- Menteri Dalam Perancis Gerald Darmanin mendapat kecaman keras di dalam negeri dan Inggris, pasca pernyataan kontroversinya yang menyalahkan Fans Liverpool sebagai pemicu kerusuhan di laga Final Champions 2021-2022 antara Liverpool dan Real Madrid, Sabtu (28/5/2022) 

Final Liga Champions 2021-2022 antara Liverpool dan Real Madrid berjalan tak sesuai jadwal dan terjadi kekerasaan yang menimpa pendukung Liverpool. 

Menurut laporan jurnalis Daily Mail, Rob Draper, kekacauan di final Liga Champions tersebut tak lepas karena pengaturan massa yang buruk dari pihak penyelenggara.

Menurutnya, penyebab utama yang membuat traffic massa menjadi sangat padat datang dari kesalahan polisi lokal.

Baca juga: Hasil Final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid, Legenda Man United Gembira El Real Juara

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Bernardo Silva Ingin Tinggalkan Man City untuk Gabung Barcelona

Jalur menuju area Liverpool di Stade de France sudah cukup sempit untuk menampung 20.000 fan The Reds.

Saat itu penggemar Reds termasuk wanita, anak-anak dan orang cacat ditembak dengan gas air mata, dipukul dengan perisai anti huru hara oleh pasukan polisi dan dirampok geng bersenjata pemuda lokal

Darmanin dalam pernyataanya melakukan propaganda dengan menyebut penggemar Liverpool sebagai biang kerok.

Pernyataan tersebut disampaikannya untuk melindungi reputasi otoritas Prancis sehingga Ia menyalahkan pendukung Liverpool.

Di hadapan senat, Darmanin mengklaim para penggemar datang terlambat, mabuk, dan hingga 40.000 orang berusaha memasuki stadion tanpa tiket yang sah.

Pernyataan menteri tersebut sebagian besar mendapat kecamaan di Prancis, dengan jajak pendapat menemukan bahwa 76 persen orang Prancis menyebutnya berbohong dalam kesaksiannya di depan senat.

Surat kabar harian Prancis Libération, menggambarkan Darmanin sebagai Pinokio dengan hidung yang membesar karena berbaring di salah satu halaman depannya.

Darmanin sama sekali tidak memberikan bukti yang membuktikan versinya tentang peristiwa tersebut,

Sementara pihak berwenang Prancis mengizinkan bukti CCTV dari stadion untuk 'secara otomatis' dihapus daripada memberikannya kepada tim penyelidikan untuk diperiksa.

Baca juga: Aksi Thibaut Courtois di Final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid Dapat Pujian

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Bernardo Silva Ingin Tinggalkan Man City untuk Gabung Barcelona

Salah satu dari dua ketua bersama dari senator penyelidikan François-Noël Buffet menyebut kesaksian Darmanin di depan senat sebagai 'kebohongan' 

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved