Kosmetik Ilegal di Lampung

BBPOM Bandar Lampung Sita Kosmetik Ilegal, Penjual Terancam Denda hingga Penjara

Penjual kosmetik ilegal sitaan BBPOM Bandar Lampung terancam sanksi denda hingga penjara. Hukuman maksimal 15 tahun penjara dengan denda Rp 15 miliar.

tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Sejumlah barang bukti kosmetik ilegal yang dihadirkan dalam pers rilis BBPOM Bandar Lampung, Jumat (5/8/2022). Penjual kosmetik ilegal bisa dikenakan sanksi denda hingga penjara. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Penjual kosmetik ilegal yang barang buktinya diamankan BBPOM Bandar Lampung bisa dikenakan sanksi. 

Selain itu, barang bukti kosmetik ilegal yang disita BBPOM Bandar Lampung juga bakal dimusnahkan.

Kasi Korwas Ditreskrimsus Polda Lampung IPTU Feri Efriadi mengatakan, pihaknya selalu berdampingan dengan BBPOM Bandar Lampung melakukan operasi kosmetik ilegal.

"Operasi selalu berdampingan dengan BBPOM dan penyidik BPOM," kata Kasi Korwas Ditreskrimsus Polda Lampung IPTU Feri Efriadi kepada Tribun Lampung, Jumat (5/8/2022).

Pelaku tersebut tidak mungkin diamankan tapi barang yang berbahaya akan dimusnahkan.

Baca juga: BBPOM Bandar Lampung Menemukan 28 Sarana Distribusi Kosmetik Ilegal

Baca juga: Rumah di Kedamaian Bandar Lampung Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan dalam 1 Jam

"Kemudian orang (pelaku) tersebut dipanggil dan diperiksa, akan tetapi perlakuan barang (kosmetik ilegal) akan disita dan diamankan," kata IPTU Feri Efriadi.

Ditambahkan Feri Efriadi, pelaku penjual kosmetik ilegal tersebut bisa dikenakan hukuman maksimal 15 tahun penjara dengan denda Rp 15 miliar.

Sebagaimana yang tercantum dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Bakal Dimusnahkan

Kosmetik ilegal yang berhasil diamankan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan atau BBPOM Bandar Lampung bakal dimusnahkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved