Pemilu 2024

Bawaslu Buka Laporan Masyarakat yang Merasa Namanya Dicatut Parpol

Bawaslu RI menyarankan membuka posko pengaduan masyarakat mulai dari tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten.

dokumentasi
Lapor Bawaslu. Masyarakat yang merasa namanya dicatut sebagai anggota partai politik calon peserta pemilu bisa lapor Bawaslu. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) RI buka posko layanan pengaduan masyarakat.

Layanan pengaduan Bawaslu RI terkait masyarakat yang merasa namanya dicatut sebagai anggota partai politik calon peserta pemilu.

Atas pertimbangan itu, Bawaslu RI menyarankan membuka posko pengaduan masyarakat mulai dari tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten.

Anggota Bawaslu Lampung Hermansyah mengatakan, sejak dibuka pekan lalu, pihaknya telah menerima satu laporan.

"Laporan masyarakat itu masuk ke Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat,"

Baca juga: Tim Tekab 308 Polres Mesuji Tangkap Pelaku Pembobol Konter HP

Baca juga: Nagita Slavina Beri Izin Raffi Ahmad Lunasi Utang Marshanda Rp 300 Juta

"Pelapor ini PPPK Guru SD yang namanya dicatut oleh salah satu parpol," kata Hermansyah, Sabtu (13/8/2022).

Dengan adanya temuan tersebut, menjadi kewenangan Bawaslu untuk segera menindaklanjuti.

Masyarakat dapat melaporkan langsung ke kantor Bawaslu atau ke nomor posko pengaduan masing-masing wilayah.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat, Bawaslu melakukan sanggahan dan menyampaikan laporan ke KPU," kata Hermansyah.

Selanjutnya, parpol dan KPU dapat mengeluarkan nama tersebut dari daftar keanggotaan partai.

Hermansyah menilai, banyak masyarakat yang dicatut sebagai anggota parpol.

Bahkan ia mengakui, sebelumnya ada 1 komisioner Bawaslu dan 8 orang staf Bawaslu yang namanya juga dicatut.

Baca juga: Kawal Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kejagung Kerahkan 30 Jaksa Penuntut Umum

Baca juga: Mantan Pengacara Bharada E Tuntut Rp 15 Triliun, Deolipa Yumara: Untuk Berfoya-foya

Padahal, menurut Hermansyah, penyelenggara pemilu tidak boleh terlibat dalam struktur parpol.

"Mereka juga tidak mungkin berpolitik,"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved