Penganiayaan di Bandar Lampung

Wali Kota Eva Dwiana Sampaikan Kabar Duka, Salah Satu Korban Penganiayaan oleh ODGJ Meninggal

Kabar meninggalnya korban penganiayaan OGDJ tersebut langsung disampaikan oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Ig @eva_dwiana
Wali Kota Eva Dwiana saat menjenguk salah satu korban penganiyaan oleh ODGJ di RS Imanuel. Wali Kota Eva Dwiana sampaikan kabar duka, salah satu korban penganiayaan oleh ODGJ meninggal. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Salah satu korban penganiayaan satu keluarga oleh ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) di Pulau Singkep Sukabumi Bandar Lampung dikabarkan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya korban penganiayaan OGDJ tersebut langsung disampaikan oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

"Inalillahi wainailaihi rojiun. Satu korban penganiayaan yang dilakukan oleh ODGJ di Kecamatan Sukabumi beberapa waktu lalu, selasa malam meninggal dunia," kata Eva Dwiana melalui laman Instagramnya @eva_dwiana dikutip, Rabu (17/8/2022).

Korban yang meninggal tersebut laki-laki berinisial F (30).

F sudah dimakamkan oleh keluarga dan warga masyarakat Pulau Singkep Sukabumi Bandar Lampung Rabu pagi.

Baca juga: Momen Peringatan HUT ke-77 RI, Mantan Bupati Mesuji Saply TH Dapat Penghargaan dari BKKBN

Baca juga: Penganiayaan 5 Orang Sekeluarga di Lampung, Pelaku Diduga ODGJ Dibekuk Saat Keluar dari Sungai

Wali Kota Eva Dwiana juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya F akibat peristiwa naas yang menimpa dia dan keluarganya.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan semoga dua korban lainya yang saat ini masih kritis agar segera diberi kesembuhan," kata Eva Dwiana.

Sementara empat orang lainnya, UM (50), MR (28), ST (21), NP (4) yang tidak lain adalah keluarga F masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Lurah Sukabumi Bandar Lampung Galih Anugrah Firman Arif mengungkapkan keempat korban tersebut masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Imanuel.

Dua orang dari empat orang yang dirawat, UM dan NP masih berada diruang ICU pasca menjalani operasi akibat luka bacok.

Sementara dua korban lainnya, MR dan ST di ruang perawatan.

"Ya dua orang masih di ICU pasca operasi, dua orang lagi di ruang perawatan. Masih ada empat korban di Rumah Sakit Imanuel," kata Lurah Galih.

Dia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya F.

Dia turut mendoakan agar F mendapatkan tempat sebaik-baiknya disisi Allah SWT.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved