Pemilu 2024

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Disepakati Sebesar Rp 311 Miliar

Anggaran Pilkada 2024 Lampung disepakati Rp 311 miliar, sebelumnya, KPU Lampung telah mengusulkan anggaran Pilkada 2024 Rp 681 miliar.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Lampung, Titik Sutriningsih saat diwawancarai di kantor KPU Provinsi Lampung. Anggaran Pilkada 2024 Lampung disepakati sebesar Rp 311 miliar. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Anggaran Pilkada 2024 Lampung disepakati Rp 311 miliar. 

Dimana sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah mengusulkan anggaran Pilkada 2024 Lampung sebesar Rp 681 miliar.

Namun, setelah sharing dengan DPRD komisi terkait dan Pemerintah Daerah, maka disepakati anggaran Pilkada 2024 Lampung sebesar Rp 311 miliar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Lampung, Titik Sutriningsih.

Titik mengatakan anggaran tersebut untuk keperluan Pilkada 2024 mendatang.

Baca juga: KPU Ungkap Alokasi Anggaran Pilgub 2024 Lampung Rp 311 M

Baca juga: Santer Isu Boikot Pemilu 2024, dari Way Haru Pesisir Barat Lampung

"Anggaran yang di usulkan itu untuk kebutuhan Pilkada, mulai dari operasional mulai dari tahapan awal persiapan sampai dengan tahapan penetapan," kata Titik Sutriningsih.

Saat disinggung apakah anggara dipergunakan untuk gaji dari tim Ad-hoc di 15/kab kota di Lampung, Titik menyampaikan mekanismenya terpisah.

"Kalau untuk PPK dan PPS itukan dibebankan di Kab/Kota masing-masing, mereka menganggarkan untuk PPK dan PPS tapi tidak untuk KPPS," ujarnya.

"Sedangkan untuk anggaran KPPS mulai dari gaji kemudian logistik lalu perlengkapan TPS seperti  tenda sampai dengan keperluan lainnya, termasuk relawan demokrasi  dan PPDP kalau misalnya ada itu dari Provinsi semua yang membiayai," imbuhnya.

Disinggung kembali terkait tim Ad-hoc, apakah tim ad-hoc Pemilu dan Pilkada jadi satu atau terpisah, Titik menyampaikan masih dalam peroses pembahasan.

"Hingga sejauh ini pembahasan untuk Ad-hoc belum selesai, tapi biasanya itu beda," kata dia.

"Tapi jika tim Ad-hocnya nanti jadi satu, maka pasca pemilu akan ditetapkan lagi untuk Pilkada tapi ini belum tau, karena masih dalam bahasan dan nunggu aturannya seperti apa," ujarnya.

Dikatakannya kesepakatan anggaran Pilkada sebelumnya telah dilaksanakan sharing antara KPU Provinsi dengan KPU Kabupaten Kota di Lampung.

"Kita telah melakukan sharing dengan KPU di daerah dan mengusung 3 tipe untuk dipilih, kemudian tipe paling balance itu yang menjadi kesepakatan dalam sharing itu," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved