Berita Lampung

Warga Tulangbawang Lampung Mengeluh Naiknya BBM Bakal Lebih Menguras Kantong 

Angga (30) warga Kecamatan Menggala, Tulangbawang Lampung belum mengetahui kenaikan harga BBM bersubsidi

Editor: soni
tribunlampung.co.id/Candra W
SPBU 24-341-70 di Kecamatan Menggala, Tulangbawang telah menyesuaikan harga baru BBM. Warga berharap kenaikan tidak berlangsung lama. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi juga dirasakan di Kabupaten Tulangbawang, Lampung.

Terhitung pukul 14.30 WIB kemarin, sejumlah harga dari bahan bakar jenis pertalite, pertamax dan Solar JBT mengalami kenaikan.

Ini juga terjadi di SPBU 24-341-70 serta SPBU 24-345-27 di Kecamatan Menggala.

Menurut Rahkmad, karyawan SPBU 24-341-70 setempat, kenaikan tersebut menindaklanjuti pengumuman dari Presiden Republik Indonesia dan menteri ESDM, sebelumnya.

Terhitung per Sabtu tanggal 3 September 2022 pukul 14.30 WIB kemarin, ada Price Adjustment atau penyesuaian harga baru untuk produk Solar JBT, Pertalite, dan Pertamax.

"Untuk harga, kini solar JBT naik menjadi Rp 6.800 ribu per liter, pertalite Rp 10 ribu per liter, serta Pertamax naik menjadi Rp 14.850 ribu per liter," jelas Rahkmad, Minggu (4/9/2022).

Terpisah, Angga (30) warga Kecamatan Menggala, menuturkan belum mengetahui tentang adanya kenaikan harga BBM bersubsidi

"Saya belum tau info jika ada kenaikan pada harga BBM bersubsidi kemarin," terangnya. Karena saat itu, dirinya melakukan pengisian terakhir masih dengan harga normal.

"Kalau seminggu terakhir saya isi masih dengan harga normal, belum tau kalau sudah naik kemarin," tuturnya.

Berbeda dari Angga, Yudi (32) mengungkapkan sudah mengetahui tentang adanya kenaikan harga BBM bersubsidi di seluruh Indonesia.

"Tau, sempat baca di sejumlah berita yang tersebar di media online dan tv bakal ada kenaikan per Sabtu kemarin," ungkap Yudi.

Menurutnya, kenaikan BBM bersubsidi tersebut cukup tinggi dari waktu sebelumnya.

"Ini lumayan lagi naik, pertalite sebelumnya Rp 7.650 ribu perliter, kini sudah Rp 10 ribu," keluhnya.

Naiknya sejumlah harga BBM bersubsidi itu, tentunya cukup menambah pengeluaran keuangan dirinya dalam mengisi minyak kendaraan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved