Berita Lampung

Harga BBM Naik, Ongkos Bus AKAP Pesisir Barat Lampung-Jakarta Jadi Rp 300 Ribu

Jasa transportasi AKAP dari Krui, Pesisir Barat menuju Jakarta melakukan penyesuaian tarif imbas harga BBM naik.

tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Loket pelayanan jasa transportasi penumpang umum. Ongkos bus AKAP Pesisir Barat Lampung Jakarta ikut menyesuaikan harga BBM naik, Selasa (6/9/2022). 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat- Harga BBM naik berdampak terhadap pelaku usaha transportasi di Pesisir Barat, Lampung. Terpaksa menaikan tarif angkutan penumpang umuam Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menuju Jakarta

Jasa transportasi AKAP dari Krui, Pesisir Barat menuju Jakarta melakukan penyesuaian tarif imbas harga BBM naik.

Satu pelayana jasa transpotasi AKAP Pesisir Barat-Jakarta yang melakukan penyesuaian tarif akibat harga BBM naik tersebut, PO Krui Putra.

Liswan (46), pengelola PO Krui Putra mengatakan, tarif bus dari Krui-Jakarta dan Krui-Bandar Lampung sudah mengalami penyesuaian harga sejak, Selasa (6/9/2022).

"Sebenarnya kenaikan tarif ini berlaku sejak kemarin (Senin, 5 September 2022), namun kita putuskan berlaku mulai hari ini," kata Liswan, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Pemuda Rudapaksa Pacar di Pesisir Barat Lampung, Pelaku Ancam Sebar Foto Asusila Korban

Baca juga: BBM Naik Mendadak Warga Pesisir Barat Kaget, SPBU Sempat Hentikan Pengisian

Kenaikan harga tiket bus itu, menurut Liswan, bukanlah tindakan semata-mata untuk mengambil kesempatan pasca harga BBM naik. 

Namun, kenaikan harga BBM membuat biaya operasional yang ditanggung perusahaan juga meningkat.

Alasan itu lah, lanjut dia, yang membuat perusahaan terpaksa melakukan penyesuaian harga tiket.

"Untuk ongkos Krui-Jakarta, sebelumnya Rp 250 ribu, kalau sekarang naik menjadi Rp 300 ribu," bebernya.

Lalu, untuk tarif ongkos Krui- Bandar Lampung sebelumnya Rp 120 ribu kini naik menjadi Rp 150 ribu.

Kemudian, untuk tarif ongkos Krui-Bengkulu sebelumnya Rp 120 ribu kini naik menjadi Rp 150 ribu.

Menurut dia, kenaikan harga BBM itu bukan hanya berimbas terhadap tarif ongkos Bus Antar Kota Antar Provinsi saja.

Baca juga: Asyik Judi Online, Pria di Pesisir Barat Diringkus Tekab 308 Polres Lampung Barat

Baca juga: Profil Anggota DPRD Pesisir Barat, Erwin Guestom Ingin Bermanfaat Bagi Masyarakat

Juga berdampak kepada jumlah penumpang yang menggunakan jasa pelayanan transportasi.

"Kalau biasanya kita dapat 70 penumpang per hari, tapi sejak kenaikan harga BBM ini jumlah penumpangnya paling banyak cuma 30 orang," jelasnya.

Menurutnya, fenomena penurunan jumlah penumpang itu terjadi satu diantara penyebabnya karena harga hasil tani mengalami penurunan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved