Berita Lampung

Salah Sasaran, Penganiaya di Lampung Tengah Panik Korbannya Terlanjur Tewas

Pelaku penganiayaan ini emosi setelah melihat sekelebat pria di tempat gelap, mirip dengan orang yang pernah menganiayanya.

Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Ilustrasi garis polisi rumah korban di Pekon Kerta, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus, Selasa (19/1/2021). Penganiaya di Lampung Tengah panik begitu tahu perbuatannya salah sasaran. Ironisnya korban terlanjur tewas. 

Disamping itu, korban yang telah dibawa ke klinik terdekat harus dirujuk ke salah satu RS di Kota Metro karena kondisi yang cukup parah.

“Selasa pagi, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit, akibat luka parah di kepala,” kata Kapolsek.

Kini pelaku berikut barang bukti berupa satu batang kayu lebih kurang panjangnya 1 meter telah diamankan di Mapolsek Rumbia guna penyidikan lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 338 atau 351 ayat (3) KUHPidana, ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Lakukan Penganiayaan Ayah dan Anak di Tanggamus Diciduk Polisi

Ayah dan anak, warga Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semoung (BNS), Kabupaten Tanggamus ditangkap polisi. 

Ayah dan anak ini diduga melakuan tindak penganiayaan berat atau pengeroyokan yang mengakibatkan satu korban tewas. 

Ayah dan anak ini diamankan oleh petugas di salah satu rumah sakit di Gisting. 

Kedua terduga pelaku ini bernama MH (56) dan AS (28), warga Pekon Gunung Doh, BNS, Tanggamus. 

Tidak hanya itu, petugas juga turut mengamankan beberapa barang lainnya seperti tiga bilah senjata tajam (sajam), dua helai sarung hijau dan cokelat, peci warna hitam, dan dua sendal warna hitam.

Kemudian petugas juga mengamankan satu kemeja pendek motif kotak-kotak, satu helai baju kaos tanpa lengan warna biru, celana Levis panjang warna biru, dan sarung senjata tajam.

Penganiayaan ini terjadi pada Kamis (14/7/22) lalu, dan diketahui terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Kejadian ini terjadi di Jalan Umum Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semoung.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan menyampaikan bahwa kejadian ini memakan satu korban jiwa. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved