Rektor Unila Ditangkap KPK

Update Kasus Suap Rektor Unila, KPK Periksa Adik Kandung Andi Desfiandi

KPK melakukan pemeriksaan saksi-saksi kasus dugaan suap rektor Unila. Kali ini yang diperiksa adik tersangka Andi Desfiandi.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Gustina Asmara
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
Gedung KPK di Jakarta. KPK memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap mantan Rektor Unila pada Rabu (21/9/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa saksi-saksi terkait kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru yang menjerat mantan Rektor Universitas Lampung, Karomani, Rabu (21/9).

Kali ini yang dimintai keterangan yaitu Ary Meizari (swasta) dan dosen Unila Mualimin.

Ary Meizari merupakan adik kandung Andi Desfiandi, salah satu tersangka kasus dugaan suap ini.

Ary juga merupakan bendahara Yayasan Alfian Husin dan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung.

Seperti diketahui, ada 4 tersangka dalam kasus ini yaitu Rektor Unila Prof Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, Ketua Senat Unila Muhammad Basri, serta swasta Andi Desfiandi. Karomani, Heryandi, dan Basri, saat ini sudah dicopot dari jabatannya masing-masing.

Baca juga: Pemerintah Akan Bagi-bagi Kompor Listrik Gratis kepada 300 Ribu Orang

Baca juga: Berita Lampung Terkini 21 September 2022, Pencuri Gondol Tas di Masjid Kompleks Pemkab Lampura

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan saksi ini dilakukan kantor KPK di Jakarta. Ia memastikan pemeriksaan saksi-saksi masih terkait penerimaan calon mahasiswa baru (PMB) di Unila tahun 2022.

Menurut Ali, saksi Mualimin sebelumnya sudah diperiksa penyidik KPK pada Kamis (15/9/2022).

Saat itu, penyidik mengkonfirmasi Mualimin mengenai posisi dan kewenangan tersangka Karomani dalam pelaksanaan proses seleksi mahasiswa baru pada beberapa fakultas di Unila.

KPK juga sebelumnya telah menggeledah Kantor Yayasan Alfian Husin Kampus IIB Darmajaya di Kota Bandar Lampung, Selasa (13/9/2022) lalu.

Penyidik menemukan dokumen terkait transfer dana dan bukti elektronik dari lokasi tersebut.

Sementara kuasa hukum dari keluarga Andi Desfiandi, Resmen Kadafi mengatakan, adik dari Andi Desfiandi itu yakni Ary Meizari sampai di gedung Merah Putih KPK Jakarta pada pukul 10.30 WIB kemarin.

"Jadi hari ini Pak Ary Meizari datang ke KPK sebagai saksi," kata Kadafi.

Ia mengatakan, pihaknya selaku kuasa hukum keluarga hanya mengantarkannya saja ke kantor KPK. Namun terkait materi yang ditanyakan KPK kepada Ary, ia mengaku tidak mengetahuinya.

"Jadi kalau untuk materi pemeriksaan sebagai saksi, rekan-rekan media bisa langsung tanyakan kepada penyidik KPK saja ya," ujar Kadafi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved