Liga Champions

Rencana UEFA Ubah Format Liga Champions Bisa Ancam 3 Klub Asal London

Rencana UEFA mengubah format pertandingan Liga Champions musim 2023-2024 akan berdampak pada 3 klub asal London. Chelsea, Arsenal, dan Tottenham.

Editor: Dedi Sutomo
AFP
Ilustrasi Chelsea - Rencana UEFA merubah format pertandingan Liga Champions pada musim 2023-2024 akan bisa mengancam 3 klub asal Kota Londong, Inggris yang saat ini berada di 4 besar liga. 

Tribunlampung.co.id - Keikut sertaan tiga klub asal Kota London, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Arsenal terancam.

Pasalnya, UEFA berencana mengubah format laga Liga Champions 2023-2024.

UEFA mewacanakan beberapa pertandingan Liga Champions akan dimainkan di luar Eropa.

Rencana UEFA mengubah laga liga Champions disebut-sebut bakal mengubah wajah kompetisi ini selamanya.

Jika tiga klub besar asal Kota London tersebut lolos ke Liga Champions di musim mendatang, maka mereka semuanya akan bermain di luar Eropa.

Baca juga: Gabung di Chelsea FC, Kepa Arrizabalaga Jadi Kiper Termahal di Dunia

Baca juga: Chelsea Tawar Harry Kane, Sodorkan 1 Striker Plus Uang ke Tottenham Hotspurs

Kondisi ini tentu akan menimbulkan masalah bagi klub dan juga penggemar.

Usulan tersebut tampaknya sebagian didukung dengan alasan memanfaatkan budaya penggemar dan peluang pendapatan dari bagian lain di luar Eropa.

Menurut laporan The Athletic, wacana ini telah memicu perdebatan dan akan diangkat dalam pertemuan terbaru Komite UEFA yang rencananya diadakan akhir pekan ini di Pulau Hvar, Kroasia.

Asosiasi Klub Eropa (ECA) juga akan membahas perubahan potensial ini di Istanbul, Turki.

Namun wacana ini sebagian mendapat penentangan besar terhadap rencana perubahan potensial yang disebut-sebut bisa merugikan beberapa klub.

 "Salah satu opsi yang disukai beberapa eksekutif klub paling berpengaruh di sepak bola Eropa adalah dengan membawa pertandingan Liga Champions di luar benua membuat permainan yang bermakna lebih mudah diakses penggemar di benua lain," 

"Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi, yang juga ketua ECA dan merupakan anggota komite eksekutif UEFA, termasuk di antara mereka yang mendukung diskusi semacam itu.

Baca juga: Tiga Pemain Chelsea Bersaing Ketat Masuk Timnas Inggris di Piala Dunia Qatar 2022

Baca juga: Terungkap Kiper Baru Chelsea FC Gabriel Slonina Doyan Brokoli

Dan sejumlah eksekutif klub terkemuka juga terbuka untuk pertandingan yang berlangsung di pasar utama seperti AS. Cina atau Timur Tengah.

“Itu tetap hanya sebuah ide daripada kebijakan, dan setiap langkah membawa kompetisi ke luar negeri kemungkinan akan mendapat tentangan dari penggemar di Eropa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved