Berita Lampung

Satgas Saber Pungli Ingatkan Kepala Sekolah di Tulangbawang, Hati-hati Kelola Dana BOS

Satgas Saber Pungli memberi peringatan keras kepada Kepala Sekolah di Tulangbawang, agar tidak menyalahgunakan Dana BOS dan DAK.

Tribunlampung.co.id/Candra W
Wakapolres Tulangbawang, Kompol Riki Ganjar Gumilar, saat memberikan materi sosialisasi terkait Satgas Saber Pungli kepada para kepala sekolah. Dia mengingatkan agar hati-hati mengelola Dana BOS dan DAK. 

Tribunlampung co.id, Tulangbawang- Satgas Saber Pungli (Pungutan Liar) Kabupaten Tulangbawang mengingatkan Kepala Sekolah untuk lebih hati-hati menggunakan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Satgas Saber Pungli memberi peringatan keras kepada Kepala Sekolah di Tulangbawang, agar tidak menyalahgunakan Dana BOS dan DAK, demi keuntungan pribadi yang tidak tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Wakapolres Tulangbawang Kompol Rifki Ganjar Gumilar menekankan terkait pengelolaan Dana BOS dan DAK kepada para Kepala Sekolah, ketika memberi sosialisasi soal Satgas Saber Pungli

Kompol Riki Ganjar Gumilar, menyosialisasikan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 di SMP Negeri 3 Kecamatan Banjar Agung.

"Hari ini saya bersama Inspektorat Tulangbawang menyosialisasikan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli kepada Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Banjar Agung," jelasnya, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Dinas Perikanan Tulangbawang Tunggu Hasil Uji Lab Terkait Virus AHPND yang Menyerang Udang

Baca juga: Satresnarkoba Polres Tulangbawang Lampung Tangkap 2 Bandar Sabu Hendak Transaksi

Dirinya menjelaskan, kegiatan ini juga digelar guna mencegah terjadinya praktek pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan.

Baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kegiatan ini dilakukan guna mencegah terjadinya pungli, serta penyalahgunaan dana Bos dan Dak," terangnya.

Kompol Riki Ganjar Gumilar juga mengungkapkan, kegiatan ini diikuti oleh 19 Kepala Sekolah tingkat SD beserta Bendahara.

Serta 9 Kepala Sekolah tingkat SMP beserta Bendahara dari setiap sekolah yang ada.

"Sejumlah SD dan SMP di Kecamatan Banjar Agung menjadi sasaran kami dalam pelaksanaan sosialisasi ini," bebernya.

Adapun sejumlah sekolah tersebut yaitu, untuk SD berasal dari SD Negeri 1 Warga Makmur Jaya, SD Negeri 1 Tunggal Warga, SD Negeri 1 Warga Indah Jaya, SD Negeri 1 Dwi Warga Tunggal Jaya.

Baca juga: Grebek Judi Koprok di Tulangbawang, Polisi Cuma Dapat Barang Bukti Pelaku Kabur

Baca juga: Gara-gara Mengantuk di Tol, Sopir Kijang Kapsul di Tulangbawang Lampung Bawa Kerugian Rp 15 Juta

SD Negeri 2 Dwi Warga Tunggal Jaya, SD Negeri 1 Banjar Agung, SD Negeri 2 Banjar Agung, SD Negeri 1 Tri Tunggal Jaya, SD Negeri 1 Moris Jaya, dan SD Negeri 2 Moris Jaya.

Serta SD Negeri 3 Moris Jaya, SD Negeri 1 Tridarma Wirajaya, SD Negeri 2 Tridarma Wirajaya, SD Negeri 1 Trimukti Jaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved