Berita Lampung

Penjaga Sekolah Pelaku Asusila Murid SD di Pesisir Barat Lampung Menghilang

Pelaku asusila terhadap murid SD di Pesisir Barat tersebut merupakan penjaga sekaloh di tempat para siswa mengenyam pendidikan sekolah dasar.

Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi Tindak asusila. Penjaga sekolah terlapor pelaku asusila murid SD di Pesisir Barat Lampung menghilang dari rumahnya. Sementara Polres Lampung Barat tengah lakukan penyelidikan. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat- Seorang penjaga sekolah yang dilaporkan ke polisi sebagai pelaku asusila kepada murid SD di Pesisir Barat menghilang.

Pelaku asusila terhadap murid SD di Pesisir Barat tersebut merupakan penjaga sekaloh di tempat para siswa mengenyam pendidikan sekolah dasar.

Kabar menghilangnya penjaga sekolah pelaku asusila terhadap murid SD di Pesisir Barat ini disampaikan oleh  Kepala DPPAKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Pesisir Barat dr. Budi Wiyono. 

Budi mengungkapkan, terduga pelaku sendiri berinisial BN bertugas sebagai penjaga sekolah di SD N tempat para korban sekolah.

Saat ini pelaku BN masih tercatat sebagai pegawai honorer kontrak daerah (Honda) di Pesisir Barat Lampung.

Baca juga: Illegal Fishing Ribuan Benih Lobster di Pesisir Barat Terbongkar dari Rumah Makan

Baca juga: Cemburu Buta, Suami di Pesawaran Lampung Kalap hingga Membuat Istrinya Luka Serius

"Informasi terakhir, pelaku saat ini sudah tidak ada lagi di kediamannya," kata Budi Wiyono.

Diketahui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Pesisir Barat dampingi korban kasus asusila di bawah umur yang terjadi di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Pesisir Barat Lampung.

Kepala DPPAKB Pesisir Barat dr. Budi Wiyono mengatakan, pada Kamis (22/9/2022) kemarin pihaknya bersama kelurga korban telah melaporkan kejadian asusila tersebut ke Polres Lampung Barat.

"Kamis kemarin kita mendampingi keluarga korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Lampung Barat," ungkap Kepala Dinas DPPAKB Pesisir Barat dr. Budi Wiyono.

"Korban yang kita laporkan berjumlah empat orang," sambungnya.

Menurutnya, para korban sendiri saat ini secara pisikis dalam keadaan sehat dan tidak perlu dilakukan rujukan ke pisikolog klinis di Provinsi Lampung.

Lanjut Budi, Selain mendampingi keluarga untuk melapor ke pihak berwajib, pihaknya juga berkomitmen untuk mengawal kasus tersebut sampai selesai.

Baca juga: Murid SD Korban Asusila Penjaga Sekolah di Pesisir Barat Dapat Pendampingan

Baca juga: 13.463 Warga Pesisir Barat Lampung Belum Terdaftar BPJS Kesehatan

"Artinya kita akan lakukan pendampingan terhadap korban untuk menghadapi kasus ini," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah memberitahukan pihak keluarga, apabila korban ditemukan ada kelainan atau gejala trauma yang bersifat pisikis untuk melaporkan hal tersebut kepihaknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved