Advertorial

Permohonan Pj Gubernur Aceh Dikabulkan, AirAsia Kembali Buka Penerbangan Kuala Lumpur-Aceh 3 Oktober

Dibukanya kembali rute penerbangan Kuala Lumpur-Aceh ini bermula dari permohonan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki kepada PT Indonesia Air

Istimewa
Dibukanya kembali rute penerbangan Kuala Lumpur-Aceh ini bermula dari adanya permohonan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki kepada PT Indonesia Air Asia agar dibuka lagi penerbangan langsung internasional Banda Aceh (BTJ)-Kuala Lumpur (KUL). 

Tribunlampung.co.id, Banda Aceh- Jika tidak ada halang rintang, Maskapai AirAsia bakal kembali membuka rute penerbangan Internasional Kuala Lumpur-Aceh pada 3 Oktober mendatang.

Rencana ini tentu menjadi kabar baik bagi seantero rakyat Aceh. 

Sebab, dibukanya kembali rute penerbangan Kuala Lumpur-Aceh menjadi angin segar untuk kembangkitan Pariwisata Aceh yang sempat redup karena pandemi Covid-19.

Dibukanya kembali rute penerbangan Kuala Lumpur-Aceh ini bermula dari adanya permohonan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki kepada PT Indonesia Air Asia agar dibuka lagi penerbangan langsung internasional Banda Aceh (BTJ)-Kuala Lumpur (KUL).

Gayung pun bersambut, maskapai AirAsia menanggapi positif dengan langsung merealisasikan permodalan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki itu.

Maskapai AirAsia dilaporkan telah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan untuk melayani kembali penerbangan BTJ-KUL sebanyak dua kali dalam seminggu, dan mulai beroperasi pada 3 Oktober 2022.

Perihal informasi tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh langsung bergegas menyambut kabar baik itu. 

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal langsung memperintahkan jajarannya merespons perihal tersebut.

“Insyaallah, pada Selasa 27 September 2022 kita akan mengadakan rapat
konsolidasi dengan seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan di sektor kepariwisataan untuk membahas perihal dibukanya kembali penerbangan internasional Banda Aceh- Kuala Lumpur dan sebaliknya,” ujar Almuniza di Banda Aceh, Jumat, 23 September 2022.

Menurutnya, dibukanya kembali jalur penerbangan langsung internasional ini pastinya sudah sangat dinantikan wisatawan Malaysia maupun jasa pariwisata di Aceh.

Sebab, menurut Almuniza, wisatawan mancanegara yang melancong ke Aceh saban tahun didominasi dari negeri jiran Malaysia. 

Namun, saat pandemi Covid melanda kunjungan Wisman sempat anjlok.

"Semoga kabar baik ini menjadi momentum kebangkitan industri kepariwisataan di Aceh,” sebutnya.

Almuniza berharap, para pelaku pariwisata dapat melahirkan paket-paket promosi dan perjalanan wisata religi, agar kunjungan wisman Malaysia kembali bergairah, sehingga berdampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di samping itu, Disbudpar Aceh juga akan terus berupaya mengembangkan kepariwisataan dengan konsep 3A yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. 

“Kita berharap dengan dibukanya penerbangan langsung internasional ini dapat memberikan efek domino kepada masyarakat, pariwisata kita bangkit, mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif, serta turut membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, penerbangan lansung tersebut akan dilayani oleh Maskapai Malaysia AirAsia (AK) dengan jadwal terbang (waktu setempat) sebagai berikut:

* Senin, KUL-BTJ: 10.20-10.50 dan BTJ-KUL: 11.15-13.45.
* Kamis, KUL-BTJ: 08.05-08.35 dan BTJ-KUL: 09.00-11.35. (*)

(Tribunlampung.co.id/Adv)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved