Breaking News:

Advertorial

Pengabdian ke Masyarakat, Dosen FK Unila Serahkan Buku Saku dan Alat Pengolahan Teh Rambut Jagung

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan rangkaian acara pendampingan pembuatan “OKTEA ZEA” - Teh Antioksidan dari Zea mays. 

Istimewa
Dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Batanghari Ogan, Kabupaten Pesawaran, Minggu 28 Agustus 2022 lalu. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran- Dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Batanghari Ogan, Kabupaten Pesawaran, Minggu 28 Agustus 2022 lalu.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan rangkaian acara pendampingan pembuatan “OKTEA ZEA” - Teh Antioksidan dari Zea mays. 

Teh ini berbahan dasar rambut jagung dari tanaman jagung (Zea mays) yang telah diketahui memiliki berbagai macam khasiat, terutama sebagai antioksidan.

Pengabdian ini diketuai oleh dr. Rasmi Zakiah Oktarlina M. Farm. atau yang akrab disapa dr.Okty dan beranggotakan dosen dari Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung yaitu, Andi Nafisah Tendri Adjeng, M. Farm., apt. Ramadhan Triyandi, M. Si., dan apt. Citra Yuliyanda P., M. Farm.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Desa Binaan Universitas Lampung dan dilanjutkan oleh sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala desa yang diwakilkan Sekretaris Desa Bapak Dwi Lestiono, S.T. 

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh dr. Rasmi Zakiah Oktarlina M. Farm. Materi yang diberikan mengenai manfaat dan cara pengolahan Teh Rambut Jagung.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pendampingan pengolahan teh rambut jagung dari awal pengumpulan bahan hingga teh siap dikonsumsi.

Serta penyerahan buku saku dan alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan teh rambut jagung oleh tim pengabdi kepada kelompok masyarakat.

Pendampingan ini bertujuan agar masyarakat mampu mempraktekkan sendiri pembuatan Teh Rambut Jagung.

Antusiasme masyarakat akan kegiatan pengabdian ini sangat besar.

dr Okty berharap, ke depan masyarakat Desa Batanghari Ogan dapat secara mandiri mengembangkan dan memanfaatkan Teh Rambut Jagung.

Yang tadinya hanya dibuang dan tidak memiliki nilai, kini dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berkhasiat untuk kesehatan. 

"Hal ini juga sejalan dengan tujuan dan kekhasan dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung yaitu dalam bidang Agromedicine,” tandas dr Okty. (*)

(Tribunlampung.co.id/Adv)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved