Berita Lampung

Dua Siswa SMA Kebangsaan Lampung Selatan Lakukan Pemukulan ke Adik Tingkat Kini Jalani Skorsing

Seorang siswa SMA Kebangsaan Lampung Selatan dipukul oleh kakak tingkat karena menjatuhkan bass drum saat latihan marching band.

Tribunlampung.cp.id/Dominius Desmantri Barus
SMA Kebangsaan Lampung Selatan, ada masa seorang siswanya dipukul oleh dua kakak tingkatnya karena menjatuhkan bass drum saat latihan marching band, kini kedua kakak tingkat dapatkan skorsing. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Pihak SMA Kebangsaan Lampung Selatan membenarkan seorang siswanya jadi korban pemukulan kakak tingkatnya.

Kasus korban pemulukan antar siswa SMA Kebangsaan Lampung Selatan ini sempat muncul videonya yang perlihatkan korban sedang terbaring lemah.  

Berdasarkan video berdurasi 2 menit 50 detik, terlihat remaja diduga siswa SMA Kebangsaan Lampung Selatan sedang menggunakan selang di hidungnya mencoba menjelaskan kejadian yang dialaminya.

Reporter Tribun Lampung mencari tahu informasi mengenai video tersebut kepada pihak sekolah yakni SMA Kebangsaan Lampung Selatan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Kebangsaan Wempi Pratomo Bhakti membenarkan video remaja yang diduga korban pemukulan oleh kakak tingkatnya tersebut merupakan siswanya.

Baca juga: Seorang Penadah Motor Balas Budi pernah Ditolong Pelaku Curanmor Bandar Lampung

Baca juga: JI Pelaku Curanmor Bandar Lampung, Curi Motor di 13 Tempat untuk Judi dan Foya-foya

"Itu bukan bully sih sebenerarnya terjadinya insiden pemukulan terhadap siswa kelas 10 oleh siswa kelas 12," kata Wempi, Rabu (28/9/2022)

"Dimana kejadian tersebut terjadi di lapangan, posisinya lagi ekskul marching band pada Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 10.00 WIB," ujarnya.

Wempi mengatakan bisa dikatakan insiden tersebut bukan terencana tapi spontan.

"Mungkin kejadian karena adiknya saat seleksi atau latihan marching band itu memecahkan bass drum," katanya.

"Kalau itu kejadiannya yang menanggapi orangtua seperti guru, dan lainnya mungkin masih bisa kontrol emosinya dibanding abang-abangnya," ujarnya.

Wempi mengatakan kebetulan orangtua korban saat itu sedang menjengguk korban ke sekolah.

"Jadi pas kejadian orangtua korban juga sedang menjengguk korban ke sekolah, mendengar kejadian itu dari korban, orang tuanya panik, lalu membawa korban ke RSUD Bob Bazar untuk memastikan anaknya tidak mengalami luka serius," katanya.

Baca juga: KPK Gelar Sosialisasi Pencegahan Gratifikasi pada Masyarakat di Lampung Selatan

Baca juga: Pendaftar Panwascam di Lampung Selatan Capai 400 Orang dari Kuota 51 Petugas

"Tapi setelah kejadian kami langsung membawa anak itu ke UKS sekolah, kalau pun terjadi urgent yang sifatnya membahayakan kami punya ambulance yang siap menghantarkan ke rumah sakit," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berinisial AN (16) siswa kelas 10 (Kelas 1 SMA) di SMA Kebangsaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved