Berita Lampung

Tersangka Pembunuhan Santri Pondok Pesantren Pesisir Barat Dilimpahkan ke Kejari

Pelimpahan tersangka pembunuhan santri pondok pesantren Pesisir Barat digelar di ruang Seksi Pidana Umum Kejari Lampung Barat, Kamis. 

dok.Kejari Lampung Barat
Penyidik Satreskrim Polres Lampung Barat melimpahkan tersangka pembunuhan santri pondok pesantren Pesisir Barat ke Kejari Lampung Barat, Kamis (29/9/2022). 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Perkara kasus pembunuhan santri yang terjadi lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Krui Pesisir Barat kini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat.

Kejari Lampung Barat telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) pembunuhan santri pondok pesantren di Pesisir Barat, dari penyidik Satreskrim Polres Lambar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah atas nama tersangka RZ (15).

Pelimpahan tersangka dan sejumlah barang bukti pembunuhan santri pondok pesantren Pesisir Barat tersebut digelar di ruang Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Lampung Barat, Kamis (29/9/2022). 

Kepala Kejari Lampung Barat Deddy Sutendy melalui Kepala Seksi Intelijen Zenericho mengatakan, tersangka datang di dampingi oleh kuasa hukum bernama Hilda Rina serta anggota dari Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Selain tersangka RZ, tim penuntut umum juga telah menerima beberapa barang bukti.

Baca juga: Korban Oknum ASN KDRT Lampung Barat Minta Bantuan Hotman Paris, Tolong Kami

Baca juga: Profil Ahmad Ali Akbar Anggota DPRD Lampung Barat, Gemar Budidaya Ikan Nila

"Barang bukti yang kita terima diantaranya satu buah baju kaos warna merah, satu buah celana levis panjang warna cream," beber Zenericho, Kamis (29/9/2022).

Selain itu ada satu buah pisau dapur ukuran kurang lebih 21 Cm yang di gunakan oleh tersangka untuk membunuh korban.

Tersangka terancam pasal 340 KUHPidana atau Kedua Pasal 338 KUHPidana atau Ketiga Pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU RI No. 35 tahun 2014 Perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Untuk saat ini berdasarkan berita acara pelaksanaan perintah penahanan atau penahanan lanjutan tersangka dilakukan penahanan di rumah tahanan Polres Lampung Barat terhitung mulai tanggal 29 September hingga 03 Oktober 2022," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polsek Pesisir tengah Polres Lampung Barat berhasil mengamankan pelaku RZ (15) yang menyebabkan santri di Pondok Pesantren Al Falah Krui meninggal dunia. Kamis (15/9/2022).

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat AKP M Ari Satriawan  mendampingi Kapolres Lampung Barat  AKBP Heri Sugeng Priyantho membenarkan, bahwa terduga pelaku sudah berhasil diamankan oleh Polsek Pesisir Tengah.

"Iya benar Polsek Pesisir tengah telah berhasil mengamankan terduga pelaku RZ," ungkapnya. Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Masyarakat Keluhkan Selalu Antre BBM di SPBU Menyancang Pesisir Barat Lampung 

Baca juga: Diduga Pecah Ban, Randis Diskes Pesisir Barat Tabrak Tiang Listrik Lalu Terguling di Jalinbar

Menurut Kasat Ari, Motif terduga pelaku  RZ tega membunuh sesama santri adalah dikarenakan dendam kepada DN.

Pelaku merasa sakit hati ketika dihukum  dengan menegur dan memukul akibat terlambat mengikuti pengajian.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved