Pembuangan bayi di Bandar Lampung

Komnas PA Bandar Lampung Sesalkan Ada Pasangan Mahasiwa Buang Bayinya

Komnas PA Bandar Lampung miris ada orang tua buang bayinya sedangkan masih banyak orang tua ingin punya bayi.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ketua Komnas PA Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa sesalkan masih ada kejadian orang tua buang anaknya seperti kasus sejoli ZA dan RD. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Bandar Lampung mengaku miris masih adanya orang tua yang membuang bayinya sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komnas PA Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa saat komentari kasus ZA dan RD yang membuang anaknya sendiri karena takut ketahuan keluarga.

Ketua Komnas PA Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa menyesalkan dengan pembuangan anak atau penelantaran yang dilakukan pelaku ZA dan RD.

Hal ini berbanding terbalik karena ada sebagian orang tua ingin mendapatkan anak kandung susah sekali.

Terlebih jika sudah menikah bertahun-tahun belum juga dikaruniai anak.

Baca juga: Juru Ukur BPN Terlibat Mafia Tanah di Lampung Selatan Dijanjikan Uang Jutaan

Baca juga: Metro Sudirman Street Food Lampung Jual 100 Jajanan, Pembayaran Utamakan Non Tunai

Namun yang terjadi pada ZA dan RD justru malah membuang bayinya.

Komnas PA Bandar Lampung sampai saat ini telah mencatat ada 5 kasus anak yang ditelantarkan oleh orang tuanya di Bandar Lampung.

"Terutama kasus bayi yang dibuang di depan rumah Dinas Walikota kita juga menyimaknya," kata Apriliandi.

Sedangkan 3 dari 5 kasus tersebut yang bersentuhan langsung dengan Kompas PA Bandar Lampung.

Pada tahun lalu 2021 ada 1 kasus, dan pada tahun 2020 ada sebanyak 2 kasus penelantaran anak.

Pihak keluarga juga telah datang bertemu dengan Komnas PA Bandar Lampung dan telah menyampaikan kronologisnya kepadanya.

Memang pihak keluarga kaget tiba-tiba mau menikah setelah dibuang bayinya tersebut.

Baca juga: Sejoli Pembuang Bayi di Bandar Lampung Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Baca juga: Satu Jam Pasca Melahirkan, Pelaku Pergi dari Bidan Buang Bayinya di Bandar Lampung

"Kaget mereka, dari keluarga tidak membenarkan dengan kejadian ini," kata Apriliandi.

Tapi memang ada itikad baik dari keluarga untuk meluruskan kasus yang ada tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved