Berita Terkini Nasional

Korban Tragedi Kanjuruhan jadi 131 Meninggal, Mensos Risma akan Tambah Anggaran Santunan 

Kementrian Sosial menerima santunan sebesar Rp 15 juta dan paket sembako kepada ahli waris. 

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Doa bersama untuk Kanjuruhan di Metro Lampung. Kemensos akan tambah anggaran untuk santunan tragedi Stadion Kanjuruhan karena kini jumlah korban meninggal 131 orang. 

Tribunlampung.co,id, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan akan menambahkan anggaran bantuan santunan bagi korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur.

Keputusan Menteri Sosial Tri Rismaharini ini karena korban tragedi Stadion Kanjuruhan bertambah kini total jadi 131 orang meninggal.

Sedangkan untuk bantuan santunan bagi korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang semula 125 orang, Kementrial Sosial sudah memberikannya. 

Untik 125 korban pertama, Kementrian Sosial menerima santunan sebesar Rp 15 juta dan paket sembako kepada ahli waris. 

Sedangkan untuk bantuan santunan bagi korban terbaru, Kementrian Sosial belum menyebutkannya.

Baca juga: 5 Jenazah Korban Pembunuhan di Lampung Kondisinya Mengenaskan

Baca juga: Pembunuhan Sekeluarga di Way Kanan, Tersangka Jual 2 Lahan Korban hingga Bikin Warga Curiga

Pastinya kini Kementerian Sosial sedang mempersiapkan anggaran tambahan untuk itu. 

"Ada tambahan lagi (korban jiwa), kami akan tambahin. Akan kami tambah lagi alokasi anggarannya," ujar Risma di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/10/2022).

Meski begitu, Risma tidak menyebut secara detil penambahan anggaran yang akan diberikan.

Kemensos sebelumnya telah menuntaskan penyaluran santunan untuk 125 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

"Jadi (anggaran) tergantungnya yang meninggal, yang sakit," kata Risma.

Penambahan jumlah korban meninggal tersebut bersumber dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Data berasal dari beberapa rumah sakit (RS) yang merawat korban, di antaranya RS Wafa Husada, RSB Hasta Brata Batu, RSUD Kanjuruhan, RSUD Saiful Anwar.

Baca juga: Daftar 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Perannya

Baca juga: 11 Polisi Diduga Terlibat Penembakan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Lalu RS Teja Husada Kepanjen, RS Ben Mari Pakisaji, RS Hasta Husada, RSI Gondang Legi, RS Salsabila, RST Soepraon serta informasi dari keluarga korban.

Dari total korban tersebut, 90 laki-laki dan 41  perempuan. Kebanyakan korban remaja dan muda, usia 12-24 tahun. Sementara satu korban masih Balita berusia 4 tahun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved