Berita Lampung
Kota Metro Lampung Dikepung Banjir Minggu Malam, Ada 13 Titik Genangan Air
Diguyur hujan deras seharian, Kota Metro, Lampung, dikepung banjir. Bahkan, total ada 10 titik genangan air alias banjir yang menggenangi rumah warga.
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id, Metro - Diguyur hujan deras seharian, Kota Metro, Lampung, dikepung banjir. Bahkan, total ada 10 titik genangan air alias banjir yang menggenangi rumah warga.
Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id, Minggu (23/10/2022) malam, hujan deras disertai petir yang mengguyur Kota Metro, Lampung, selama kurang lebih satu jam, mengakibatkan sejumlah daerah dikepung banjir.
Warga yang daerahnya dikepung banjir pun meminta Pemerintah Kota Metro untuk turun tangan mengatasi permasalahan tersebut.
Satu di antara titik yang menjadi rawan banjir yakni berada di Jalan Bambu Kuning, Rt 25 Rw 26 Kelurahan Hadimulyo Timur, Metro Pusat.
Salah seorang warga Jalan Bambu Kuning, Agung (24) menyebutkan, daerah tempat tinggalnya telah menjadi satu di antara lokasi langganan banjir selama bertahun-tahun.
"Jadi, ini (banjir) sudah biasa, memang setiap hujan deras seperti ini, kami pasti kebanjiran," ungkap Agung saat diwawancara, Minggu (23/10/2022) malam.
Dia mengatakan, daerah tempat tinggalnya, yang menjadi langganan banjir tersebut, bisa mendapatkan perhatian lebih dari Pemkot Metro.
"Harusnya pemerintah prioritaskan daerah ini dalam persoalan banjir. Kasihan warga, banyak peralatannya yang rusak," ucap Agung.
Agung mengaku, sudah sering melaporkan kondisi tersebut ke Pemkot Metro, termasuk kondisi banjir yang terjadi Minggu malam.
"Iya ini sudah sejak setengah jam yang lalu lah, kami sudah melaporkan ke kelurahan dan ke kecamatan, kini mereka sedang dalam perjalanan ke sini," ungkapnya.
Menurut Agung, ada setidaknya 15 hingga 20 rumah warga setempat terendam banjir setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa.
"Sudah sekitar 20 rumah ini terendam (banjir)," singkatnya.
Warga lainnya, Rosidi (31) mengaku kesal atas banjir yang berulang kali menggenangi rumahnya, yang terletak di bilangan Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat.
“Tiap musim hujan pasti banjir. Gak selesai-selesai masalah banjir ini, cuma janji-janji terus pemerintah ini,” tegas Rosidi.
Hal senada diungkapkan Winardo, warga Jalan Pala Raya, yang mengeluhkan banjir yang menggenangi kamar kosnya.
"Ini airnya sudah masuk ke kamar kos, tiap hujan deras selalu banjir, mau sampai kapan begini?" tukasnya.
Winardo berharap, Pemkot Metro bisa mengatasi masalah banjir tersebut agar tidak terjadi lagi.
"Harapannya ya bisa diselesaikan aja masalah banjir ini, kalau setiap hujan banjir repot jadinya," ujar pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta di Metro tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima awak media, diketahui hingga pukul 21.00 WIB terdapat lebih dari 13 titik banjir di Kota Metro.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Metro belum memberikan keterangan terkait penanganan banjir yang terjadi di Kota Metro.
Berikut beberapa titik banjir yang terjadi di Kota Metro, Minggu (23/10/2022) malam.
1. Jalan Pala V, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.
2. Jalan Raya Stadion tepatnya depan pasar tradisional Tejoagung.
3. Jalan Pala Raya.
4. Kawasan Gang Rapol, Kelurahan Metro.
5. Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Hadimulyo Barat.
6. Kampung Mekarsari, Kelurahan Hadimulyo Timur.
7. Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Hadimulyo Barat.
8. Jalan Tongkol.
9. Jalan Gunung Lawu, Kelurahan Yosorejo.
10. Perum Golden Village, Kelurahan Ganjarasri.
11. Perum Prasanti Garden.
12. Jalan Reformasi
13. RSUD Ahmad Yani Metro.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)