Berita Lampung

Musisi Lampung Arsen Feat Sigit Teduh Rilis Single Nuansa Melayu Berjudul Luka

Musisi Lampung Arsen featuring Sigit Teduh resmi merilis single bernuansa melayu berjudul Luka di bawah naungan Dunia Musik Lampung. 

Dokumentasi
Arsen Wardanu (berdiri) featuring Sigit Teduh (bergitar). Musisi Lampung Arsen feat Sigit Teduh rilis single nuansa melayu berjudul Luka. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Penyanyi pendatang baru sekaligus musisi asal Lampung Arsen Wardanus kembali berkiprah di belantika musik tanah air.

Kali ini Arsen featuring Sigit Teduh resmi merilis single bernuansa melayu berjudul Luka di bawah naungan Dunia Musik Lampung. 

Lewat lagu Luka mereka ingin menyampaikan bahwa setiap orang tentu berharap kekasih yang dicintai akan selalu setia mendampingi kala senang dan duka.

Namun harapan memang tidak selalu selaras dengan apa yang diinginkan.

“Kenapa judulnya Luka? Berawal dari cinta yang merupakan anugerah dari Tuhan pada setiap manusia," jelas Sigit kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (11/11/2022).

"Ketika kita sudah mengikat janji setia dengan pasangan hidup, tentu cinta itu tidak boleh luntur apalagi hilang terhadap pasangan," sambungnya.

Baca juga: Sepi Peminat, Seleksi Terbuka JPTP Kasatpol PP Metro Masih Diperpanjang

Baca juga: Polda Lampung Limpahkan ke Jaksa, Kasus Napi Anak Meninggal Dikeroyok di Lapas

Terlebih sudah seharusnya cinta yang ditanam menjadi semakin erat dengan pasangan setiap harinya.

"Bagaimanapun caranya kita harus mampu menghadapi setiap ujian dan tantangan di dalam sebuah fondasi yang bernama cinta," ujar lagi. 

Namun, perjalanannya itu sendiri tidaklah selalu mulus, salah satunya karena pengkhianatan.

"Hal itu bisa merubah semuanya," kata Sigit.

"Liriknya seperti apa yang pernah saya rasakan. Itu pernah terjadi, semacam pengalaman pribadi," paparnya.

Melalui project musik ini, turut mengumpulkan sahabat-sahabat yang luar biasa.

"Mereka turut terlibat dalam proses kreatif ini untuk membangun bersama dan siap meramaikan industri musik tanah air,” sambung Sigit. 

Mengenai alasan memilih jalur Melayu, Arsen menjelaskan sebenarnya dari awal memang tidak mengotak-kotakkan genre.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved