Kecamatan Panjang

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Buka Pelatihan Kreasi Souvenir dan Olahan Makanan di Panjang

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan pelatihan kreasi souvenir dan olahan makanan di 20 kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri, Hal ini sebagai

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Buka Pelatihan Kreasi Souvenir dan Olahan Makanan di Panjang - safrf.jpg
Ist
Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membuka pelatihan di Kantor Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Senin (14/11). Pemkot Bandar Lampung memberikan pelatihan kreasi souvenir dan olahan makanan di 20 kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Buka Pelatihan Kreasi Souvenir dan Olahan Makanan di Panjang - arefsrfv.jpg
Ist
Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana usai membuka pelatihan di Kantor Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Senin (14/11). Pemkot Bandar Lampung memberikan pelatihan kreasi souvenir dan olahan makanan di 20 kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung ( Pemkot Bandar Lampung ) memberikan pelatihan kreasi souvenir dan olahan makanan di 20 kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri, Hal ini sebagai upaya meningkatkan usaha rumahan agar tetap produktif.

Demikian diungkapkan Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana usai membuka pelatihan di Kantor Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Senin (14/11).

"Kami mengumpulkan penggiat usaha rumahan guna diberikan pelatihan kue basah sama souvernir dari tapis, ini tidak lain supaya ibu-ibu rumahan bisa membuat dan melatih yang lain nya juga," ujar Eva Dwiana.

Bunda Eva, sapaan akrabnya menambahkan, setelah dari pelatihan ini cukup bagus, nanti pihaknya juga akan membantu penjualannya.

"Di Bumi waras itu kita ada ruko. Nah nanti kita kasih dua untuk membantu pemasarannya bagi olahan makanan sama kreasi souvenir," tambah Hj. Eva Dwiana.

Baca juga: Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Jadi Narasumber Fimela Fest 2022 di Jakarta

"Diharapkan ikuti pelatihan ini dengan tekun. Jadi walaupun ibu-ibu di rumah, kita tetap berkreasi membantu keluarga," ungkapnya.

Selain itu, kedepan jika sudah berjalan baik, Pemkot Bandar Lampung akan memberikan modal untuk kreasi makanan sebesar Rp15 juta per kecamatan, sementara kalau untuk kreasi tapis diberikan Rp 25 juta.

"Karena di Bandar Lampung wisata terbatas. Maka kita gencarkan dari kulinernya, sehingga yang datang bisa berbelanja disini. Jadi tidak lain bunda ingin usaha rumahan ini bagaimana caranya harus maju," tutup Eva Dwiana.

( Tribunlampung.co.id / Rilis )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved