Rektor Unila Ditangkap KPK

Budi Sutomo Mengaku Diperintah Karomani Kumpulkan Dana Infak untuk Pembangunan LNC

Saksi Budi Sutomo mengaku dirinya diperintah Karomani untuk mengumpulkan dana infak untuk pembangunan Lampung Nahdliyin Center.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: muhammadazhim
Tribun Lampung/Deni Saputra
Kepala Biro Perencanaan dan Humas Unila Budi Sutomo saat memberi keterangan sebagai saksi di persidangan kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila tahun 2022 dengan terdakwa Andi Desfiandi, Rabu (23/11/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Saksi Budi Sutomo mengaku dirinya diperintah Karomani untuk mengumpulkan dana infak untuk pembangunan Lampung Nahdliyin Center (LNC).

Adapun uang infak yang dimaksud dihasilkan dari uang titipan penerimaan mahasiswa baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Budi Sutomo dalam persidangan kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila tahun 2022 dengan terdakwa Andi Desfiandi.

Proses persidangan sendiri berlangsung di ruang Bagir Manan, Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Rabu (23/11/2022).

Sidang lanjutan dengan agenda pembuktian itu sendiri menghadirkan enam orang saksi.

Adapun sejumlah saksi yang dihadirkan yakni Tjitjik Srie Tjahjandarie (Plt Sekretaris Ditjen dikti ristek), Fatah Sulaiman (Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, dan Nizamudin (Kepala TIK Universitas Syiah Koala).

Sedangkan tiga orang lainnya yakni, Diah Sumekar (Dekan Fakultas Kedokteran Unila), Yulianto (Warek Bidang Kemahasiswaan Unila), dan Budi Sutomo (Kepala Biro Perencanaan dan Humas Unila).

Persidangan ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Aria Verronica, dengan dua Hakim Anggota yaitu Charles Kholidy dan Edi Purbanus.

Dalam persidangan tersebut, Budi Sutomo mengaku dirinya mengetahui adanya penerimaan mahasiswa baru melalui jalur titipan.

Dia pun mengatakan diperintahkan Karomani untuk mengumpulkan dana infak pembangunan LNC dari mahasiswa titipan.

"Waktu itu pak Karomani panggil saya. Dia bilang pak Budi untuk pengembangan LNC butuh biaya, kalau ada calon mahasiswa yang ingin infak bawa sini," ucap Budi Sutomo, Rabu (23/11/2022).

Menurut Budi, Karomani meminta hal tersebut sebelum ada pengumuman ujian tertulis masuk perguruan tinggi (UTBK).

Dia pun mengatakan, jika proses penitipan mahasiswa baru tersebut dengan cara menitipkan nomor peserta ujian.

"Saat itu ada orang tua mahasiswa datang, atas arahan warek (wakil rektor) 4 menemui saya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved