Pemilihan Rektor Unila

Bacarek Prof Lusmeilia Afriani Ingin Bawa Unila Bisa Bersaing Hingga Internasional

Ketua LPPM Universitas Lampung (Unila), Prof Lusmeilia Afriani resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor (Bacarek) Unila.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: muhammadazhim
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Bacarek Unila Prof Lusmeilia Afriani mendaftarkan diri sebagai bacarek, Jumat (25/11/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila), Prof Lusmeilia Afriani resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor (Bacarek) Unila.

"Saya mendaftarkan diri sebagai calon rektor Unila karena berkeinginan membawa Unila mampu bersaing secara internasional," kata Prof Lusmeilia Afriani kepada Tribun Lampung, Jumat (25/11/2022).

Prof Lusmeilia Afriani mengatakan, jabatan rektor merupakan amanah dan harapannya kampus Unila mampu bersaing akademik secara internasional.

"Saya yakin karena saya seorang wanita, maka akan dapat lebih terorganisir," kata Lusmeilia yang juga guru besar dari Fakultas Teknik Unila.

"Saya juga sengaja mendaftarkan diri bertepatan dengan hari guru nasional," kata Lusmeilia.

Baca juga: Prof Lusmeilia Afriani Jadi Rektor Perempuan Pertama di Unila

Lusmeilia mengaku sengaja mendaftarkan diri sebagai bacarek Unila pada momentum hari guru nasional.

"Jadi dengan harapan untuk memberikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik di Indonesia," kata Lusmeilia.

"Jasa seorang guru terbukti menjadikan kita mengetahui semua hal di dunia ini," kata Lusmeilia.

Ia mengatakan, penting menghargai jasa para pendahulu seperti Ki Hadjar Dewantara.

Ia juga mendukung terwujudkan kampus merdeka belajar.

"Saya pun optimistis mampu menjaga integritas akademik perguruan tinggi," kata Lusmeilia.

Ia mengatakan, integritas tersebut sebagai nilai dasar dari moralitas keilmuan dan tata kelola perguruan tinggi akuntabel dan objektif.

Lusmeilia mengatakan, berbekal keberhasilan dalam memimpin LPPM dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) lima masuk dalam kategori selalu hijau. 

"Prestasi tersebut diperoleh selama dua tahun berturut-turut dengan capaian kinerja lebih dari 300 persen," kata Lusmeilia.

Ia mengatakan, pihaknya telah membuat terobosan untuk mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

"Yakni dengan menyediakan skim riset MBKM dengan melibatkan dosen dan mahasiswa serta mitra. Sehingga akan berdampak pada pencapaian IKU 2, IKU 3 dan IKU 6," kata Lusmeilia, yang juga menjabat Pj Warek IV bidang Kerja Sama.

"Capaian tersebut menjadi komitmen dan bukti tanggung jawab terhadap pekerjaan," kata Lusmeilia.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved