Berita Terkini Nasional

Penanganan Gempa Cianjur Diserahkan ke Pemerintah Daerah, Korban Meninggal jadi 323 Orang

Pemda Cianjur tetap mendapatkan bimbingan dan arahan dari BNPB, Basarnas, maupun BMKG dan peralihan penanganan dilakukan bertahap.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Tribunnews
Penanganan longsor akibat gempa Cianjur yang kini mulai ditangani oleh pemerintah daerah dari BNPB, peralihan penanganan mulai dilakukan Senin (28/11/2022) 

Tribunlampung.co.id, Cianjur – Penanganan bencana gempa Cianjur mulai diserahkan ke pemerintah daerah dari pemerintah pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman yang menyampaikan tugas penanganan bencana gempa sejak Senin (28/11/2022) telah dialihkan ke Pemerintah Daerah Cianjur.

Proses peralihan penanganan bencana gempa Cianjur tersebut dilakukan bertahap dari pemerintah pusat atau BPNB ke Pemerintah Daerah Cianjur.

"Pengendalian kebencanaan alam di kabupaten Cianjur secara estafet telah diberikan kepada pemerintah Kabupaten Cianjur mulai Senin (28/11/2022)," kata Herman dalam konferensi pers secara daring dari Cianjur, Senin (28/11/2022).

Ia menambahkan, nantinya Pemda Cianjur tetap mendapatkan bimbingan dan arahan dari BNPB, Basarnas, maupun BMKG.

"Kami Forkominda Kabupaten Cianjur tidak bekerja sendiri dan saya dibantu langsung oleh Pak Dandim, Pak Kapolres selaku tim di lapangan dan juga bisa dibantu oleh Pak Kajari mengenai keuangan dan alhamdulillah SK-nya telah dibuat dan telah saya tanda tangani," kata dia.

Baca juga: Ganjar Pranowo Gulirkan Program Tuku Lemah Oleh Omah dengan DP Nol Persen di Jawa Tengah

Baca juga: Oknum Polisi Mengamuk Sampai Todong Pistol ke Santri di Gowa

Adapun perkembangan hari ini tim dari Basarnas telah menemukan dua korban yang tertimbun tanah di Desa Cikendil.

Dengan demikian korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur sudah tercatat 323 jiwa.

Sementara korban hilang yang masih dalam pencarian sampai saat ini tinggal 9 orang.

"Mudah-mudahan ini besok kita teruskan mohon doanya bisa ditemukan," harap Herman.

Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, berdasarkan ketentuan berupa Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Instruksi Presiden bahwa bencana daerah secara otomatis Komandan Satuan Tugas diambil alih kepala daerah (bupati) dibantu Dandim dan Kapolres.

Pada awal terjadi bencana, penanganan berada dibawah kendali BNPB serta para pejabat negara agar maksimal dan terkendali.

"Mulai Senin, Pak Bupati memegang penuh kendali tugas-tugas di lapangan, baik pencarian dan pertolongan, pengungsi, evakuasi, termasuk pada saat nanti pembangunan rumah-rumah yang rusak. Kami dari pusat tetap akan mendampingi," kata dia.

BNPB menyatakan jumlah pengungsi gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 73.874 hingga Minggu (27/11/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved