Universitas Lampung

Unila Gelar Focus Group Discussion Menggali Potensi Kabupaten Tujuan KKN Periode I 2023

LPPM Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Focus Group Discussion Guna menggali Kabupaten Tujuan KKN Periode I 2023.

Ist
LPPM Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Focus Group Discussion Guna menggali Kabupaten Tujuan KKN Periode I 2023. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sentra Kuliah Kerja Nyata (KKN) LPPM Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali potensi dan menginventarisasi kendala yang ada pada kabupaten lokasi tujuan KKN.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison, Selasa, 6 Desember 2022, ini dihadiri para dosen pembimbing lapangan dan delegasi pemerintah empat kabupaten yakni Lampung Barat, Pesisir Barat, Waykanan, dan Tanggamus.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., dalam sambutannya menguraikan, kegiatan ini digelar untuk mengawali dan memetakan kondisi wilayah di empat kabupaten yang akan ditempati mahasiswa KKN Unila selama turun lapang.

Pada dasarnya kegiatan ini merupakan KKN offline pertama pascapandemi. Saat masa pandemi, pelaksanaan KKN Unila dilakukan dengan konsep KKN Mandiri Putra Daerah di mana mahasiswa melakukan KKN di kecamatan maupun desanya sendiri dengan dominasi kegiatan secara daring.

Sementara untuk KKN periode I tahun 2023 dilakukan secara offline dengan komposisi mahasiswa yang diturunkan ke lokasi KKN berasal dari berbagai daerah di Provinsi Lampung, bahkan dari luar Lampung.

Murhadi berharap, para kepala daerah lokasi tujuan KKN dapat ikut serta mendidik dan mengarahkan mahasiswa Unila agar selaras dengan etika, norma, dan adat yang berlaku. “Pada dasarnya mahasiswa sedang melaksanakan kuliah sekaligus mengaplikasikan ilmu kepada masyarakat. Mereka belajar berbaur dan menjadi bagian dari masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris KKN Unila Aristoteles, S.Si., M.Si., dalam laporannya menerangkan, pelaksanaan KKN periode I tahun 2023 dimulai dengan pembekalan mahasiswa KKN, persamaan persepsi DPL dan Pra-KKN, serta pelaksanaan KKN selama 40 hari di desa.

Adapun jumlah mahasiswa yang akan diterjunkan sebanyak 4.031 mahasiswa yang tersebar di empat kabupaten, 46 kecamatan, dan 512 desa.

Selain Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat Drs. Zukri Amin, M.P., acara turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lampung Barat Drs. Adi Utama, Kepala Bappeda Kabupaten Waykanan Indra Zakariya Rayusman, S.H., M.H., Analis Data Ilmiah Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbang Tanggamus Ivan Rinaldo, HR., S.Kom., M.M.

( Tribunlampung.co.id / Rilis )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved