Berita Lampung

Santri Korban Asusila Guru di Tulangbawang Lampung Bertambah Jadi 12 Orang 

Kasus asusila yang dilakukan oknum guru tersebut terjadi di salah satu Ponpes di Kecamatan Banjar Margo, Tulangbawang.

Tribunlampung.co.id/Candra Wijaya
Kapolres Tulangbawang AKBP Hujra Soumena mengungkap terkait santri korban asusila oknum guru WY (41) di Kecamatan Banjar Margo, Tulangbawang, Lampung bertambah jadi 12 orang. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang, Lampung kembali mengungkap fakta terbaru terkait perkara tindak asusila terhadap santri di pondok pesantren atau Ponpes.

Kasus asusila yang dilakukan oleh oknum guru tersebut terjadi di salah satu Ponpes di Kecamatan Banjar Margo, Tulangbawang.

Korban asusila pelaku WY (41) di salah satu Ponpes Tulangbawang ini bertambah menjadi 12 orang.

"Korban tindak asusila yang dilakukan pelaku WY bertambah menjadi 12 orang, yang sebelumnya diketahui hanya sembilan korban," jelas Kapolres Tulangbawang, AKBP Hujra Soumena, Rabu (7/12/2022).

Bertambahnya jumlah korban tersebut diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap para saksi yang ada.

"Jumlah tersebut diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas kami terhadap para saksi-saksi," terangnya.

Baca juga: Jadi Tersangka Usai Lapor Dianiaya, Wanita di Tulangbawang Barat Ngadu ke Hotman Paris

Baca juga: Oknum Guru Ponpes di Tulangbawang Lampung Rudapaksa 9 Santri, Perbuatan Sejak 2020

Sehingga total korban dari kejadian aksi rudapaksa pelaku sejak tahun 2020 tersebut mencapai 12 orang santri.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Tulangbawang mengamankan satu oknum guru pondok pesantren di Kecamatan Banjar Margo.

Oknum guru tersebut dibekuk lantaran diduga telah melakukan tindak asusila, dengan merudapaksa sembilan orang santri di wilayah pondok pesantren setempat.

Adapun pelaku tersebut merupakan seorang pria berinisial WY (41), berprofesi guru.

"WY sendiri merupakan seorang guru yang mengajar dan tinggal di salah satu Ponpes yang ada di Kecamatan Banjar Margo setempat," jelas Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, Senin (5/12/2022).

Dirinya menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku perbuatan asusila yang dilakukannya tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2020 hingga tahun 2022. 

"Pelaku melancarkan aksinya sejak tahun 2020 lalu, hingga baru diketahui pada tahun 2022 ini berkat laporan dari salah satu keluarga korban," terangnya.

Sedangkan untuk semua korban tindak asusila ini merupakan santri laki-laki pondok pesantren di wilayah Kecamatan Banjar Margo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved