Tempat Wisata di Lampung

Minang Rua, Tempat Wisata Pantai di Lampung yang Ada Air Terjun dan Laguna

Minang Rua tempat wisata pantai di Lampung yang ada air terjun, laguna, goa kelelawar, spot jumping, batu alif dan konservasi penyu.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Minang Rua merupakan satu tempat wisata pantai di Lampung yang ada laguna dan air terjunnya. Lokasi wisata ini tidak jauh dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. 

Tribunlampung.co.id, Lampung SelatanSatu tempat wisata di Lampung yang memiliki laguna dengan airnya nan jernih adalah Pantai Minang Rua.

Pantai Minang Rua merupakan tempat wisata di Lampung yang berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Tepatnya, tempat wisata Minang Rua berada di pesisir pantai Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Tidak hanya menikmati wisata pantai dan laguna, wisatawan juga bisa menikmati spot wisata lainnya di Minang Rua.

Karena di Minang Rua juga terdapat wisata air terjun, goa kelelawar, spot jumping dan konservasi penyu.

Baca juga: Menaklukan Track Ekstrem Tempat Wisata Tahura WAR di Pesawaran Lampung dengan Offroad

Baca juga: Vila Kunjir Heaven, Tempat Wisata di Lampung dengan Sunset dan Pantai yang Eksotis

Pantai Minang Rua yang berada di desa Klawi Kecamatan Bakauheni hanya berjarak sekitar 6 kilometer dari Pelabuhan Bakauheni.

Waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni kurang lebih 15 menit, dan berjarak sekitar 92 kilometer dari Bandar Lampung atau sekitar 1,5 jam perjalanan.

Perjalanan menuju ke pantai ini dapat ditempuh baik menggunakan kendaraan roda dua dan juga roda empat.

Namun,  selama di perjalanan wisatawan harus berhati-hati karena akan melewati jalan yang sempit, berkelok dan cukup terjal seperti turunan dan tanjakan.

Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rian Haikal menjelaskan Pantai Minang Rua merupakan sebuah destinasi wisata pantai yang memiliki bentang garis pantai sepanjang 10 Km.

Namun, selain pantai terdapat banyak spot-spot wisata lainnya yang bisa dikunjungi dan tersebar di sekitar destinasi wisata pantai ini.

Green Canyon

Kata Haikal, Green Canyon merupakan sebuah laguna yang memiliki air yang jernih berwarna hijau dan dikelilingi banyak pepohonan rindang.

Dasar laut di Green Canyon tidak terdapat pasir laut, melainkan bebatuan sungai.

"Untuk menuju spot wisata Green Canyon, para pengunjung harus trekking melewati hamparan perkebun jagung yang membutuhkan waktu setidaknya 10-15 menit atau menggunakan perahu nelayan sekitar dan akan dipandu oleh tour guide lokal," kata Haikal, Minggu (1/1/2023).

Lalu, di Pantai Minang Rua terdapat Wisata Taman Bawah Laut (Snorkeling)

Taman Bawah Laut di Pantai Minang Rua merupakan sebuah keistimewaan bagi para pengunjung yang ingin melakukan kegiatan snorkeling.

Haikal mengatakan lokasi Snorkeling dekat dengan Green Canyon menjadikannya spot wisata yang wajib untuk dikunjungi.

Selain menikmati keindahan terumbu karang, para pengunjung bisa menjumpai ikan-ikan yang cantik dan berfoto dengan Ikan Nemo hanya di kedalaman 1 meter.

Air Terjun Jamara

Haikal mengatakan Air Terjun Jamara merupakan sebuah air terjun yang memiliki 7 tingkat undakan.

Masyarakat lokal sekitar sering juga menyebutnya Curug Jamara.

Untuk sampai di spot wisata ini, para pengunjung harus trekking dan menyusuri sungai yang membutuhkan waktu setidaknya sekitar 10-15 menit dan akan dipandu oleh tour guide lokal.

Air Terjun Khaja Saka

Air Terjun Khaja Saka merupakan sebuah air terjun yang memiliki karakter bebatuan yang tersusun secara alami.

Sehingga seolah-seolah akan terlihat airnya mengalir melalui celah bebatuan yang tersusun.

Untuk sampai di spot wisata ini, para pengunjung akan dipandu oleh tour guide lokal dengan kendaraan bermotor dan membutuhkan waktu setidaknya sekitar 15-30 menit.

Batu Alif

Batu Alif merupakan sebuah ikon yang sebenarnya dari Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Batu alif adalah sebuah batu besar yang berdiri tegak menjulang seperti huruf alif (dalam Bahasa Arab / huruf pertama dalam abjad arab).

Batu ini sering juga disebut Batu Tegi (batu berdiri) oleh masyarakat lokal.

Goa Kelelawar

Sesuai dengan namanya, goa ini merupakan sebuah goa yang menjadi rumah bagi hewan kelelawar.

Masyarakat sekitar sering juga menyebutnya dengan nama Goa Lalay. Untuk bisa menikmati keindahan goa ini, para pengunjung cukup berjalan kaki saja sambil menikmati semilir angin laut dan hamparan pasir pantai yang luas.

Spot Jumping

Spot Jumping merupakan sebuah salah satu spot wisata yang cocok bagi para pengunjung yang menyukai adrenalin, karena para pengunjung bisa melompat ke laut dari tebing yang memiliki ketinggian 15 meter.

Konservasi Penyu Atau Tukik

Salah satu pantai di Indonesia yang memiliki penangkaran penyu sendiri adalah Pantai Minang Rua.

Pasalnya, di pantai ini seringkali menjadi tempat persinggahan bagi penyu-penyu ketika bermigrasi untuk bertelur.

Penangkaran penyu ini tentunya menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang berwisata ke Pantai Minang Rua.

Pada saat musim bertelur penyu, pokdarwis akan berjaga malam untuk menyelamatkan telur tersebut dan berusaha menetaskannya.

Setelah proses penetasan, kemudian bayi-bayi penyu (tukik) akan dilepas liarkan ketika mereka sudah memasuki usia yang cukup untuk bertahan hidup.

Untuk harga tiket masuk  pantai ini dikenakan biaya Rp 5000 per-orang. Kemudian tiket parkir kendaraan motor Rp 10.000 per-unit dan Rp 20.000 per-unit.

Official Instagram @pantai_minangrua

Official reservation 082183664157 (handphone) dan 081225254744 (Whatsapp)

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved